RTN_KOE — Rutan Kelas IIB Kupang di bawah kepemimpinan Kepala Rutan Kupang, Jumihar B. Sinurat, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan, Sabtu (22/08/2026).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan penebaran 5.000 ekor bibit ikan lele ke dalam lima kolam pembesaran yang baru dibangun di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rutan Kupang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Rutan Kupang dalam mengembangkan program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan sarana pembinaan bagi warga binaan, khususnya mereka yang akan mengikuti program asimilasi.

Kegiatan penebaran bibit lele dipimpin langsung oleh Jumihar B. Sinurat, dan didampingi oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Jermias Sine, Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan (Kasubsi Yantah) Yohanes Radja, jajaran petugas, serta para peserta magang.

Dalam kesempatan tersebut, Jumihar B. Sinurat menyampaikan harapannya agar penebaran 5.000 ekor bibit lele ini dapat berkembang dengan baik dan memberikan hasil yang optimal.

“Mudah-mudahan dengan penebaran 5.000 ekor bibit lele ini, kita dapat menghasilkan produksi yang baik sehingga program ketahanan pangan di Rutan Kupang dapat terus berkembang. Selain menjadi bagian dari program ketahanan pangan, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan dan keterampilan bagi warga binaan,” ujar Jumihar.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga serta merawat fasilitas yang telah tersedia di area SAE. Petugas yang bertanggung jawab diharapkan dapat melakukan pemeliharaan secara rutin sehingga sarana dan prasarana yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara maksimal dan berkelanjutan.

“Jangan sampai fasilitas yang sudah kita bangun tidak dimanfaatkan dengan baik. Dengan perawatan yang baik, saya yakin program ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi Rutan maupun warga binaan,” tambahnya.

Tidak hanya melibatkan jajaran petugas, Jumihar B. Sinurat juga mendorong para peserta magang untuk turut berkontribusi dalam pengembangan program tersebut. Secara khusus, peserta magang yang memiliki latar belakang pendidikan Sarjana Perikanan diharapkan dapat mengimplementasikan ilmu dan pengetahuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan.

Jumihar B. Sinurat menyampaikan agar para peserta magang dapat memberikan ide, pengetahuan, serta masukan terkait teknik pemeliharaan ikan lele, mulai dari pengelolaan kolam, pemberian pakan, pengendalian kualitas air, hingga langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan hasil produksi.

Program budidaya lele di area SAE Rutan Kupang diharapkan tidak hanya menghasilkan nilai ekonomi dan mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi media pembelajaran dan pembentukan keterampilan bagi warga binaan. Melalui kegiatan produktif tersebut, warga binaan diharapkan memperoleh bekal pengetahuan dan keterampilan yang dapat dimanfaatkan ketika kembali ke tengah masyarakat.

Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Rutan Kelas IIB Kupang untuk terus menghadirkan program pembinaan yang produktif, berkelanjutan, dan berorientasi pada pemberdayaan warga binaan, sekaligus mendukung agenda pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan.