Logo Rutan

Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Kupang

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nusa Tenggara Timur

Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR)

Pusat Komando Pengamanan, Penjagaan, Ketertiban, dan Deteksi Dini

Tugas & Fungsi Pokok

Pengamanan Internal & Eksternal

Melaksanakan penjagaan dan pengamanan perimeter blok hunian, pintu utama, serta area lingkungan rutan 24 jam.

Penggeledahan & Razia

Melakukan razia rutin, penggeledahan badan, sel, dan barang bawaan untuk mencegah peredaran barang terlarang (Halinar).

Intelijen & Deteksi Dini

Mengumpulkan dan menganalisis data intelijen pemasyarakatan guna mendeteksi dini potensi gangguan keamanan.

Penanganan Gangguan

Menindaklanjuti dan mengendalikan insiden kerusuhan, perkelahian, atau upaya pelarian sesuai Prosedur Tetap (Protap).

Pembinaan Disiplin & Patroli

Melaksanakan patroli kontrol keliling (Trolling), pengecekan blok hunian, dan penegakan disiplin WBP serta petugas.

Monitoring CCTV

Mengoperasikan, merawat, dan memonitor sistem pengawasan elektronik CCTV serta sarana komunikasi radio keamanan.

Koordinasi APH

Bersinergi dan berkoordinasi dengan Polri, TNI, serta aparat penegak hukum (APH) lainnya dalam hal keamanan strategis.

Analisis Risiko Keamanan

Menyusun laporan, memetakan potensi kerawanan, serta merekomendasikan strategi peningkatan keamanan Rutan.

Formasi Unit: Staf KPR, Regu Pengamanan, & P2U

Berita Sub Pengamanan Rutan

Bangun Suasana Harmonis, Jumihar B. Sinurat Dukung Kegiatan Positif Warga Binaan Lewat Turnamen Catur di Rutan Kupang

23 May 2026
RTN_KOE — Kepala Rutan Kelas llB Kupang, Jumihar B. Sinurat bersama jajaran pejabat struktural menghadiri dan menyaksikan secara langsung partai final perlombaan catur yang digagas oleh para warga binaan sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antara petugas dan warga binaan. Kegiatan yang berlangsung penuh antusias tersebut digelar di lingkungan Rutan Kupang dan mendapat sambutan positif dari seluruh peserta maupun penonton, Sabtu (23/05/2026).

Turnamen catur ini diikuti oleh warga binaan serta para petugas Rutan Kupang. Selain menjadi ajang hiburan dan pengembangan minat, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kebersamaan, sportivitas, serta menciptakan hubungan yang harmonis antara petugas dan warga binaan di dalam lingkungan Rutan Kupang.

Partai final mempertemukan dua peserta yang juga merupakan petugas Rutan Kupang, yakni Lobo Terru dan Al Ghazali. Pertandingan berlangsung sengit sejak awal babak dengan kedua pemain saling menunjukkan strategi dan kemampuan terbaiknya.

Setelah melalui beberapa ronde pertandingan yang menegangkan, Lobo Terru berhasil keluar sebagai juara usai mengalahkan Al Ghazali dengan skor akhir 2–1.

Sementara itu, Jumihar B. Sinurat yang menyaksikan langsung jalannya pertandingan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan positif tersebut. Menurutnya, perlombaan catur ini menjadi salah satu wadah yang efektif untuk membangun komunikasi, kebersamaan, dan suasana yang kondusif di dalam Rutan Kupang.

“Kegiatan seperti ini sangat baik untuk membangun hubungan yang harmonis antara petugas dan warga binaan. Selain menumbuhkan sportivitas, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan mental, meningkatkan konsentrasi, serta mempererat rasa kekeluargaan di lingkungan Rutan Kupang,” ujar Jumihar B. Sinurat.

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak peserta dan cabang perlombaan lainnya sehingga mampu memberikan dampak positif bagi proses pembinaan warga binaan.

Kepala Rutan Kupang dan Jajaran Ikuti Zoom Bersama Dirjen Pemasyarakatan, Perkuat Pengamanan dan Pelayanan

21 May 2026
RTN_KOE - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan menggelar kegiatan pengarahan virtual melalui Zoom Meeting yang diikuti seluruh jajaran pemasyarakatan se-Indonesia, baik di tingkat Kantor Wilayah maupun Unit Pelaksana Teknis (UPT), termasuk Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Kupang. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dirjen Pemasyaraktan, Mashudi dan diikuti oleh Kepala Rutan Kupang, Jumihar B. Sinurat bersama jajaran pejabat struktural serta jajaran pengamanan sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat pengawasan, keamanan, dan pelayanan pemasyarakatan, Kamis (21/05/2026).

Dalam arahannya, Mashudi menegaskan agar seluruh jajaran mempersiapkan langkah-langkah pengamanan menjelang Hari Raya Idul Adha, termasuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap warga binaan pemasyarakatan (WBP) maupun keluarga WBP yang akan melakukan kunjungan. Mashudi menekankan bahwa setiap bentuk pelayanan harus dilaksanakan dengan penuh sopan santun, etika, dan sikap humanis kepada masyarakat.

Selain itu, ia juga menyoroti sejumlah kejadian menonjol yang terjadi di beberapa UPT pemasyarakatan belakangan ini. Beliau memperingatkan dengan tegas kepada seluruh jajaran agar tidak melakukan pelanggaran dalam bentuk apa pun. Apabila terdapat petugas yang terbukti terlibat dalam pelanggaran, maka akan diproses secara hukum dan dipidanakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Lebih lanjut, Mashudi menyampaikan bahwa berbagai kejadian fatal yang terjadi telah menutupi berbagai prestasi yang selama ini berhasil diraih jajaran pemasyarakatan, termasuk pelaksanaan kegiatan positif seperti IPPAFest dan program pembinaan lainnya.

Ia juga mengingatkan kepada Kepala Kantor Wilayah, Kepala UPT, KPLP, Kasi Binadik, dan KPR agar bertanggung jawab penuh terhadap keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja masing-masing. Apabila masih terjadi pelanggaran maupun gangguan keamanan di kemudian hari, maka pejabat terkait akan dicopot dari jabatannya.

“Setiap melakukan sesuatu, ingat bahwa ada keluarga yang menunggu kita di rumah. Mari sama-sama introspeksi diri, mau dibawa ke mana pemasyarakatan ini. Mari berubah sehingga pemasyarakatan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Jumihar B. Sinurat dalam arahannya kepada seluruh jajaran menyampaikan bahwa apa yang disampaikan oleh Dirjen Pemasyarakatan merupakan bentuk kekecewaan atas masih adanya pelanggaran yang terjadi, padahal seluruh jajaran baru saja melaksanakan ikrar Halinar.

“Kita semua sudah mendengar sendiri apa yang disampaikan Bapak Dirjen. Beliau sangat kecewa dengan berbagai kejadian yang ada karena baru saja kita melaksanakan ikrar Halinar, namun masih ada yang melanggar,” ujarnya.

“Mari bersama-sama mewujudkan Rutan Kupang yang bersih dari segala bentuk pelanggaran baik itu peredaran handphone ilegal, narkoba, dan pungutan liar dan lain lain,” tegas , Jumihar B. Sinurat.

"Momentum Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62,Rutan Kupang Perketat Pengawasan Lewat Penggeledahan Gabungan Bersama TNI-POLRI"

07 April 2026
Dalam rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Rutan Kelas IIB Kupang bersama TNI–Polri melaksanakan penggeledahan gabungan guna memastikan lingkungan tetap aman, tertib, dan bebas dari barang terlarang.

Melalui Kegiatan ini, Rutan Kupang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pengawasan dan menjalin sinergi dengan aparat penegak hukum lainnya dalam rangka mewujudkan sistem pemasyarakatan yang bersih dari peredaran barang terlarang serta mendukung pembinaan WBP secara optimal.