Logo Rutan

Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Kupang

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nusa Tenggara Timur

Sub Pelayanan Tahanan

Pelayanan Hak, Pembinaan Kepribadian, Kemandirian, dan Administrasi Tahanan

Hak & Layanan yang Diberikan

Pemenuhan Kebutuhan Dasar

Penyediaan makanan bergizi, pakaian, fasilitas tempat tidur, dan kebutuhan kebersihan.

Pelayanan Kesehatan

Pemeriksaan kesehatan awal, layanan rawat jalan klinik, rujukan, dan konseling.

Kunjungan & Penasihat Hukum

Fasilitasi layanan kunjungan tatap muka maupun virtual secara berkala.

Pembinaan Kepribadian

Penyelenggaraan program pembinaan karakter dan pelatihan kemandirian.

Komunikasi & Pengaduan

Layanan surat, akses telepon terkontrol, dan penyediaan kotak pengaduan.

Bantuan Hukum & Advokasi

Memberikan fasilitas pendampingan serta akses bantuan hukum.

Administrasi Tahanan

Pengelolaan data tahanan (SDP), perpanjangan, remisi, dan pembebasan.

Layanan Rohani (Spiritual)

Fasilitasi peribadatan rutin, penyediaan rumah ibadah, dan bimbingan rohani.

Formasi Unit: Jabatan Fungsional Umum & Pelaksana

Berita Sub Pelayanan Tahanan

Rutan Kupang Gelar Sholat Idul Adha 1447 H, Pererat Kebersamaan dan Nilai Keagamaan

27 May 2026
RTN_KOE — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kupang melaksanakan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah di lapangan dalam area Rutan Kupang, Rabu (27/05/2026). Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan, serta diikuti oleh jajaran pegawai rutan, warga binaan pemasyarakatan (WBP), dan keluarga warga binaan yang beragama Muslim.

Pelaksanaan Sholat Idul Adha tersebut menjadi momentum memperkuat nilai keimanan, kebersamaan, serta pembinaan mental dan spiritual bagi warga binaan di lingkungan Rutan Kupang.

Suasana haru dan hangat tampak menyelimuti kegiatan, terutama saat keluarga warga binaan diberikan kesempatan hadir dan mengikuti ibadah bersama. Momentum tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam mempererat hubungan kekeluargaan sekaligus memberikan dukungan moril kepada warga binaan selama menjalani masa pembinaan.

Kepala Rutan Kupang, Jumihar Sinurat, mengatakan bahwa pelaksanaan Sholat Idul Adha di lingkungan rutan merupakan wujud komitmen pemasyarakatan dalam memberikan pembinaan kepribadian dan pemenuhan hak beribadah bagi warga binaan.

“Momentum Idul Adha ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama. Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat keimanan dan menjadi sarana pembinaan mental spiritual bagi warga binaan agar terus memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Jumihar Sinurat.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan, termasuk keluarga warga binaan yang hadir menjaga suasana tetap tertib dan kondusif.

Pelaksanaan Sholat Idul Adha di Rutan Kupang berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan. Kegiatan diakhiri dengan salam-salaman dan bermaaf-maafan antara pegawai, warga binaan dan juga keluarga dari warga binaan.

Fokus Tingkatkan Pembinaan dan Pelayanan, Rutan Kupang Ikuti Penguatan Tugas dan Fungsi oleh Kanwil Ditjenpas NTT

25 May 2026
RTN_KOE – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kupang mengikuti kegiatan penguatan tugas dan fungsi kegiatan kerja yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Nusa Tenggara Timur secara virtual dari Ruang Zoom Rutan Kupang, Senin (25/05/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas NTT, Ratri Handoyo Eko Saputro dan diikuti oleh Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Kupang, Yohanes A. Radja bersama jajaran staf pelayanan tahanan Rutan Kupang.

Dalam arahannya, Ratri menekankan pentingnya pelaksanaan program asimilasi luar tembok bagi warga binaan agar dilaksanakan secara tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ia menegaskan bahwa seluruh proses pelaksanaan asimilasi harus mengedepankan prinsip kehati-hatian, pengawasan yang optimal, serta akuntabilitas dalam pelaksanaannya.

Selain itu, Ratri juga membahas penerapan program One Prison One Product sebagai upaya mendorong setiap Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayah NTT untuk memiliki satu produk unggulan yang menjadi ciri khas dan program andalan masing-masing UPT. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan pembinaan kemandirian warga binaan sekaligus mendukung produktivitas di lingkungan pemasyarakatan.

Tidak hanya itu, dalam kegiatan tersebut turut disampaikan pentingnya pemasangan kamera pengawas (CCTV) pada area dapur dan pintu utama di setiap UPT Pemasyarakatan. Langkah tersebut dinilai penting guna memastikan proses pengawasan bahan makanan serta aktivitas pengeluaran warga binaan untuk pelaksanaan asimilasi maupun persidangan dapat terpantau secara akurat dan terintegrasi oleh Kantor Wilayah.

Sementara itu, Kepala Rutan Kupang melalui Kasubsi Pelayanan Tahanan, Yohanes A. Radja menyampaikan bahwa kegiatan penguatan tersebut menjadi pedoman penting dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan fungsi pelayanan pemasyarakatan di Rutan Kupang.

“Kegiatan ini memberikan pemahaman dan penguatan bagi kami dalam pelaksanaan tugas, khususnya terkait program asimilasi, pembinaan kemandirian melalui program unggulan, serta peningkatan sistem pengawasan di lingkungan rutan. Kami berkomitmen untuk melaksanakan seluruh arahan dengan optimal guna mendukung pelayanan pemasyarakatan yang lebih baik,” ujar Yohanes.

Dengan mengikuti kegiatan penguatan ini, Rutan Kupang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pembinaan warga binaan. Melalui sinergi dan penguatan koordinasi bersama Kantor Wilayah Ditjenpas NTT, diharapkan seluruh pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan di Rutan Kupang dapat berjalan semakin optimal, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Wujud Nyata Pembinaan Yang Berdampak, Kepala Rutan Ikuti Panen Raya Jagung di Kebun SAE Lapas Kelas IIA Kupang

22 May 2026
RTN_KOE — Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Kupang mengikuti kegiatan panen raya jagung yang digelar di Kebun SAE Lapas Kelas IIA Kupang, Jumat (22/05/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan pada sektor pertanian sekaligus bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

Panen raya tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nusa Tenggara Timur, Ketut Akbar Herry Achjar, Anggota DPD RI Perwakilan NTT, Abraham Liyanto, Ketua DPRD Provinsi NTT, Emilia Nomleni, Direktur PT SJM, Silvester Sudin, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi NTT, Arvin Gumilang, Bupati Kupang, Yosef Lede, unsur Forkopimda, serta para Kepala UPT Pemasyarakatan dan Imigrasi se-Kota Kupang.

Kegiatan panen raya ini merupakan tindak lanjut pelaksanaan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan sumber daya manusia. Program tersebut juga sejalan dengan 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mewujudkan pemasyarakatan yang produktif, humanis, dan berdampak bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas NTT, Ketut Akbar Herry Achjar, menyampaikan apresiasi terhadap inovasi pembinaan yang dilakukan Lapas Kelas IIA Kupang melalui pengelolaan Kebun SAE.

“Kegiatan panen raya ini bukan sekadar hasil pertanian, tetapi merupakan simbol keberhasilan pembinaan warga binaan yang diarahkan menjadi pribadi mandiri, produktif, dan siap kembali ke tengah masyarakat. Program seperti ini harus terus diperkuat sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional ketahanan pangan serta implementasi Asta Cita Presiden dan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota DPD RI Perwakilan NTT, Abraham Liyanto, memberikan apresiasi atas langkah progresif jajaran pemasyarakatan di Nusa Tenggara Timur dalam mengembangkan sektor pertanian berbasis pembinaan warga binaan.

“Saya melihat program ini sangat positif karena mampu menghadirkan keterampilan nyata bagi warga binaan. Pertanian merupakan sektor strategis di NTT dan melalui pembinaan seperti ini, warga binaan memiliki bekal ketika kembali ke masyarakat nanti. Ini juga menunjukkan bahwa lembaga pemasyarakatan mampu menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional,” ungkap Abraham Liyanto.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Kupang, Jumihar Sinurat turut menyampaikan dukungannya terhadap penguatan program pembinaan kemandirian di lingkungan pemasyarakatan. Menurutnya, keberhasilan panen raya tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pemasyarakatan untuk terus menghadirkan program pembinaan yang produktif dan berdampak langsung bagi warga binaan.

“Panen raya ini menjadi bukti bahwa warga binaan mampu berkarya dan menghasilkan sesuatu yang bernilai positif. Kami di Rutan Kupang mendukung penuh program pembinaan kemandirian seperti ini karena tidak hanya membentuk keterampilan kerja, tetapi juga membangun mental, disiplin, dan rasa tanggung jawab warga binaan sebagai bekal saat kembali ke masyarakat,” ujar Kepala Rutan Kupang.

Suasana panen raya berlangsung penuh keakraban. Para tamu undangan bersama jajaran pemasyarakatan turut memanen jagung secara langsung di area kebun SAE yang selama ini dikelola warga binaan di bawah pengawasan petugas. Hasil panen tersebut diharapkan dapat terus meningkatkan produktivitas sektor pertanian di lingkungan pemasyarakatan sekaligus memperkuat semangat pembinaan yang berorientasi pada pemberdayaan dan kemandirian warga binaan.

“Semarak HBP ke-62, WBP Rutan Kupang Tunjukkan Strategi Terbaik di Lomba Catur”

08 April 2026
RTN_KOE - Dalam rangka menyambut Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62, Rutan Kelas IIB Kupang menggelar lomba catur yang diikuti oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai bagian dari pembinaan kepribadian dan peningkatan sportivitas.

Kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan penuh antusias, sekaligus menjadi sarana positif untuk melatih konsentrasi, strategi berpikir, serta mempererat kebersamaan antar warga binaan.

PLH Kepala Rutan Kupang menyampaikan bahwa lomba ini merupakan upaya menghadirkan pembinaan yang humanis dan produktif, agar WBP dapat mengembangkan potensi diri dan membangun karakter yang lebih baik.

Melalui kegiatan ini, Rutan Kupang menegaskan komitmennya dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada keamanan, tetapi juga pembinaan berkelanjutan menuju institusi yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.

"Semarakkan Hari Bakti Pemasyarakatan yang ke – 62 Tahun, Rutan Kupang bersama BNN Kota Kupang gelar Tes urine bagi Pegawai dan WBP"

07 April 2026
RTN_KOE - Dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kupang melaksanakan kegiatan tes urine bagi pegawai dan warga binaan pemasyarakatan (WBP) dengan melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kupang, Selasa (7/4/2026).

Melalui pelaksanaan kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Kupang menegaskan komitmennya dalam mendukung program pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika serta sebagai bagian dari langkah strategis dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan berintegritas.

“Dari Haru hingga Harapan, Open House Idul Fitri 1447 H Rutan Kupang Pererat Ikatan Warga Binaan dan Keluarga”

21 March 2026
Rutan Kelas IIB Kupang menggelar kegiatan open house Idul Fitri 1 Syawal 1447 H pada Sabtu (21/03/2026) yang berlangsung penuh kehangatan dan antusiasme tinggi dari keluarga warga binaan sejak pagi hingga sore hari. Momen haru dan bahagia mewarnai pertemuan mereka, dengan pengamanan dan pengawasan ketat oleh petugas serta dukungan dari Polresta Kupang Kota dan jajaran Kanwil Ditjenpas NTT guna memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib. Acara semakin semarak dengan penampilan musik serta pameran dan penjualan hasil karya warga binaan sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian. Salah satu warga binaan mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan merayakan Idul Fitri bersama keluarga, sementara Kepala Rutan Kupang menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud pelayanan humanis dan upaya mempererat hubungan kekeluargaan serta membangun semangat perubahan ke arah yang lebih baik. Seluruh rangkaian kegiatan pun berlangsung lancar, aman, dan kondusif, mencerminkan nilai kebersamaan dan kemanusiaan di momen hari kemenangan.