Berita Terkini

Foto Berita
Foto Berita
Foto Berita

"Ikuti Sosialisasi SI PATUH IMIPAS, Rutan Kupang Siap Perkuat Pengelolaan Konflik Kepentingan"

Dipublikasikan: 15 September 2026
RTN_KOE – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kupang terus memperkuat komitmen penegakan integritas dan pencegahan konflik kepentingan di lingkungan instansi. Langkah ini ditunjukkan melalui keikutsertaan jajaran Rutan Kupang dalam kegiatan Sosialisasi SI PATUH IMIPAS (Sinergi, Pencatatan atas Konflik Kepentingan, Taat Prosedur, Urus Secara Terbuka, dan Hindari Penyalahgunaan) yang diselenggarakan oleh Inspektorat Jenderal Pemasyarakatan secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (14/09/2026).

Kegiatan ini diikuti langsung oleh Kepala Rutan Kupang, Jumihar Bachtiar Sinurat, bersama para pejabat struktural serta jajaran pegawai staf dari ruang kerja Kepala rutan Kupang.

Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari Inspektur Wilayah I, Anak Agung Gede Krisna, yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Acara kemudian dilanjutkan dengan keynote speech bertajuk "Pengelolaan Konflik Kepentingan sebagai Fondasi Pelayanan Publik dan Reformasi Hukum yang Berkelanjutan" oleh Staf Ahli Menteri Bidang Pelayanan Publik dan Reformasi Hukum, Iwan Santoso. Dalam arahannya, Iwan menekankan bahwa integritas moral dan profesionalisme merupakan pilar paling mendasar dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang bersih.

Sesi inti dilanjutkan dengan pemaparan materi komprehensif dari jajaran narasumber lintas instansi, yakni Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB), serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI). Fokus pembahasan mencakup sosialisasi Keputusan Menteri tentang Pengelolaan Konflik Kepentingan, penguatan budaya ASN BerAKHLAK melalui kepatuhan prosedur, hingga strategi teknis peningkatan Indeks Integritas Organisasi.

Kepala Rutan Kupang, Jumihar Bachtiar Sinurat menegaskan bahwa sosialisasi aplikasi SI PATUH IMIPAS ini menjadi sarana krusial untuk membentengi seluruh jajaran dari potensi penyalahgunaan wewenang.

"Kami menyambut baik dan siap mengimplementasikan seluruh poin arahan SI PATUH IMIPAS. Pengelolaan konflik kepentingan bukan sekadar formalitas administrative, melainkan komitmen nyata Rutan Kupang dalam mewujudkan tata kelola birokrasi yang bersih, transparan, dan akuntabel demi menjaga kepercayaan masyarakat," tegasnya.

Melalui keikutsertaan aktif dalam kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Kupang bertekad memperkuat penerapan nilai-nilai kepatuhan dan keterbukaan dalam setiap lini pelayanan, sekaligus mendukung terwujudnya Reformasi Birokrasi di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Foto Berita
Foto Berita
Foto Berita

“Rutan Kupang Gelar Apel Pagi dan Doa Bersama untuk Tiga ASN Korban Penembakan di Jayawijaya”

Dipublikasikan: 14 September 2026
RTN_KOE — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kupang melaksanakan apel pagi yang dirangkaikan dengan doa bersama untuk tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang meninggal dunia akibat menjadi korban penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Jayawijaya, Papua Pegunungan, Senin (14/09/2026).

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kupang, Jumihar Bachtiar Sinurat, dan diikuti oleh seluruh pegawai staf serta peserta magang. Kegiatan berlangsung di halaman lobby Rutan Kupang dalam suasana penuh khidmat.

Rangkaian apel diawali dengan mengheningkan cipta untuk mengenang sekaligus memberikan penghormatan terakhir kepada tiga ASN yang gugur saat menjalankan tugas.
Kemudian, Dalam amanatnya Jumihar menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya tiga ASN yang menjadi korban penembakan di Jayawijaya. Ia menyampaikan bahwa dua dari tiga korban tersebut merupakan ASN yang berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Atas nama pribadi dan seluruh jajaran Rutan Kupang, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya tiga ASN yang menjadi korban penembakan di Jayawijaya. Terlebih, dua di antaranya merupakan putra-putri terbaik yang berasal dari NTT”, ujarnya.

Ia mengajak seluruh jajaran Rutan Kupang untuk bersama-sama mendoakan para almarhum dan almarhumah agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan dalam menghadapi masa duka.

Selain menyampaikan pesan duka, Karutan Kupang juga mengapresiasi pelaksanaan apel pagi yang berjalan dengan tertib serta kehadiran seluruh pegawai dan peserta magang. Menurutnya, apel pagi merupakan bagian penting dalam membangun kedisiplinan, memperkuat koordinasi, sekaligus menjadi momentum untuk menyampaikan arahan sebelum melaksanakan tugas dan tanggung jawab.

Jumihar juga mengingatkan seluruh pegawai dan peserta magang untuk tetap memperhatikan kondisi kesehatan di tengah cuaca yang semakin panas. Ia mengimbau agar seluruh jajaran menjaga kebugaran, mencukupi kebutuhan air minum, serta tidak mengabaikan kondisi tubuh selama menjalankan aktivitas.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan duka cita bagi para korban. Doa tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh jajaran Rutan Kupang akan pentingnya menjaga solidaritas, kepedulian, dan nilai-nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.

Melalui pelaksanaan apel pagi yang dirangkaikan dengan doa bersama ini, Rutan Kupang berharap semangat kebersamaan dan kepedulian antarsesama semakin kuat. Seluruh jajaran juga diharapkan dapat terus menjalankan tugas secara profesional, disiplin, dan penuh integritas, sembari senantiasa menjaga kesehatan serta keamanan dalam setiap pelaksanaan tugas.
Foto Berita
Foto Berita
Foto Berita

"Tingkatkan Kualitas SDM, Rutan Kupang Ikuti Sosialisasi Aplikasi PK Bangkom Secara Daring"

Dipublikasikan: 10 September 2026
RTN_KOE – Dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan adaptif, Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kupang beserta jajaran pejabat struktural mengikuti kegiatan Sosialisasi Permohonan Kegiatan Pengembangan Kompetensi (PK BANGKOM) yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nusa Tenggara Timur (NTT) secara daring, Kamis (10/09/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan NTT, Decky Nurmansyah, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas NTT, Cipto Edy, serta seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka UPT) dan pejabat struktural di lingkungan Kanwil Ditjenpas NTT.

Sosialisasi ini digelar guna memperluas wawasan para aparatur mengenai krusialnya pengembangan kompetensi berkelanjutan. Penguatan kapasitas SDM dinilai sebagai fondasi utama dalam meningkatkan mutu pelayanan publik dan kinerja kelembagaan di lingkungan pemasyarakatan.

Dalam arahannya, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas NTT, Decky Nurmansyah, menegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah nyata Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) untuk menyelaraskan pemahaman seluruh personel.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Kemenimipas dalam memperkuat pemahaman seluruh pegawai. Pengembangan kompetensi bukan sekadar kewajiban formal, melainkan kebutuhan utama guna mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas dan fungsi kedinasan secara optimal," ujarnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi sosialisasi oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas NTT, Cipto Edy. Dalam sesi tersebut, ia memaparkan secara detail petunjuk penggunaan aplikasi PK Bangkom Kemenimipas. Selain itu, ia juga menjelaskan mengenai Prosedur pendaftaran serta registrasi program pengembangan kompetensi bagi para pegawai secara mandiri maupun terstruktur.

Menanggapi sosialisasi tersebut, Kepala Rutan Kelas IIB Kupang menyatakan dukungan penuhnya terhadap penggunaan aplikasi PK Bangkom di lingkungan Rutan Kupang. Ia juga siap mendorong seluruh jajaran untuk memanfaatkan platform ini secara maksimal.

"Kami di Rutan Kupang sangat menyambut baik hadirnya sosialisasi PK Bangkom ini. Di era transformasi digital, peningkatan kompetensi petugas adalah kunci utama untuk menghadirkan layanan pemasyarakatan yang berdampak. Kami berkomitmen memastikan seluruh jajaran pejabat struktural hingga staf aktif mengikuti skema pengembangan kompetensi melalui sistem ini demi terwujudnya SDM Rutan Kupang yang makin PASTI dan berakhlak," tegasnya.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, diharapkan pemanfaatan teknologi melalui aplikasi PK Bangkom mampu memicu akselerasi kualitas SDM Rutan Kupang yang unggul demi mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang transparan, akuntabel, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Foto Berita
Foto Berita
Foto Berita

"Awal Pengabdian Sesungguhnya; Enam CPNS Rutan Kupang Resmi Dilantik Jadi PNS 100%"

Dipublikasikan: 09 September 2026
RTN_KOE — Sebanyak enam orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Rutan Kelas IIB Kupang resmi mengucap Sumpah/Janji dan dilantik menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) 100 persen. Prosesi pelantikan digelar secara terpusat di Aula Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu (09/09/2026).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas NTT, Decky Nurmansyah. Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri para pejabat administrator Kanwil Ditjenpas NTT, para Kepala UPT se-Kupang Raya, pemuka agama, para pegawai Kanwil Ditjenpas NTT, serta keluarga CPNS yang dilantik.

Pelantikan tersebut dilaksanakan secara hibrida. CPNS yang bertugas di wilayah Kota Kupang mengikuti prosesi secara langsung dari Aula Kantor Wilayah Ditjenpas NTT, sedangkan CPNS di luar Kota Kupang mengikuti rangkaian kegiatan secara virtual melalui sambungan konferensi zoom meeting.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan sumpah/janji Pegawai Negeri Sipil oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas NTT, Decky Nurmansyah, yang diikuti oleh seluruh CPNS. Pengucapan sumpah tersebut menandai beralihnya status para tunas Pemasyarakatan dari CPNS menjadi PNS sepenuhnya.

Kegiatan kemudian berlanjut dengan penandatanganan berita acara pelantikan oleh perwakilan PNS baru, para saksi, dan Kakanwil Ditjenpas NTT. Suasana haru dan bangga kian terasa saat Kakanwil menyematkan langsung tanda pangkat baru kepada para PNS di hadapan para tamu undangan dan keluarga.

Dalam amanatnya, Kakanwil Ditjenpas NTT, Decky Nurmansyah menegaskan bahwa perubahan status menjadi PNS membawa konsekuensi tanggung jawab dan integritas yang lebih besar.

"Pelantikan dan pengambilan sumpah ini bukan sekadar seremoni formalitas, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya kepada bangsa dan negara. Status PNS menuntut Anda semua untuk bekerja dengan tingkat integritas, profesionalisme, dan kedisiplinan yang jauh lebih tinggi. Junjung tinggi nilai-nilai berAKHLAK dan jadilah pengayom yang membawa perubahan positif di lingkungan Pemasyarakatan," ungkapnya.

Kepala Rutan Kelas IIB Kupang turut menyambut hangat pelantikan enam CPNS dari Rutan Kupang. Ia menyampaikan apresiasi serta rasa bangganya atas capaian para pegawai yang telah melewati masa percobaan dengan predikat baik.

"Kami dari jajaran Rutan Kelas IIB Kupang sangat bangga atas pelantikan enam pilar muda kami hari ini. Masa CPNS telah berhasil dilalui dengan dedikasi tinggi. Harapannya, setelah resmi menjadi PNS, semangat kerja dan loyalitas mereka tidak boleh berkurang, justru harus makin solid dalam mendukung tugas pembinaan dan pengamanan di Rutan Kupang," ujarnya.

Dengan dilantiknya enam CPNS Rutan Kelas IIB Kupang menjadi PNS, diharapkan momentum ini menjadi awal baru untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian di bidang Pemasyarakatan. Para PNS yang baru dilantik diharapkan mampu menjaga amanah, menjunjung tinggi integritas, serta memberikan kontribusi terbaik dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Foto Berita
Foto Berita
Foto Berita

Ikuti Arahan Dirjen PAS, Rutan Kupang Perkuat Kesiapan dan Respons Jajaran

Dipublikasikan: 07 September 2026
RTN_KOE – Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kupang, Jumihar Bachtiar Sinurat, bersama pejabat manajerial dan seluruh jajaran mengikuti arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, secara virtual pada Senin (07/09/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kupang sebagai bentuk komitmen jajaran dalam menyimak sekaligus menindaklanjuti setiap arahan pimpinan.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran Rutan Kupang menyimak dan mencatat sejumlah hal yang menjadi atensi Direktur Jenderal Pemasyarakatan. Salah satu poin utama yang disampaikan adalah terkait kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di lingkungan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan.

Mashudi mengimbau seluruh UPT yang berada di zona rawan bencana agar meningkatkan kewaspadaan dan segera melakukan koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Koordinasi tersebut dinilai penting untuk memastikan kesiapan UPT dalam menghadapi potensi bencana sekaligus memperoleh informasi dan langkah penanganan yang tepat sesuai kondisi wilayah masing-masing. Selain itu, UPT diminta segera melakukan mitigasi risiko sebagai langkah preventif untuk meminimalkan dampak apabila terjadi bencana.

Dirjen PAS juga menekankan pentingnya kesiapan dalam melakukan penggeseran atau evakuasi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) ke tempat yang lebih aman apabila kondisi bencana mengharuskan dilakukannya pemindahan. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan keselamatan WBP maupun petugas.

Dalam arahannya, Mashudi turut menginstruksikan penggunaan masker dengan menyesuaikan kondisi dan situasi lingkungan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan serta keselamatan seluruh jajaran.

Usai mengikuti arahan secara virtual, Jumihar Bachtiar Sinurat langsung memberikan instruksi kepada seluruh jajaran agar setiap poin yang menjadi atensi Direktur Jenderal Pemasyarakatan segera ditindaklanjuti sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

Kepala Rutan menegaskan bahwa arahan pimpinan harus menjadi perhatian bersama dan diterjemahkan dalam langkah nyata di lapangan. Kesiapsiagaan, koordinasi, serta mitigasi risiko perlu dipersiapkan secara optimal sebagai bentuk tanggung jawab Rutan Kupang dalam menjaga keamanan dan keselamatan seluruh penghuni serta petugas.

Melalui kegiatan tersebut, Rutan Kelas IIB Kupang menunjukkan komitmennya untuk terus memperkuat kesiapsiagaan, meningkatkan koordinasi lintas sektor, serta memastikan setiap kebijakan dan arahan pimpinan dapat segera diimplementasikan secara tepat dan terukur.
Foto Berita
Foto Berita
Foto Berita

"Sinergi Lintas Instansi, Rutan Kupang Intensifkan Deteksi Dini Penyakit bagi Warga Binaan"

Dipublikasikan: 06 September 2026
RTN _KOE — Rutan Kelas IIB Kupang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Kupang, UPTD Puskesmas Oesapa, dan Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Samuel J. Moeda Kupang melaksanakan kegiatan Tracking Tuberkulosis (TB) dan Penyakit Tidak Menular (PTM) yang terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis bagi warga binaan pemasyarakatan. Kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi lintas sektor dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi warga binaan sekaligus sebagai upaya deteksi dini terhadap penyakit menular, khususnya Tuberkulosis (TB), serta berbagai penyakit tidak menular, Sabtu (05/09/2026).

Dalam kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kota Kupang diwakili oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Tiurmasari Saragih, bersama tim. Turut terlibat tim medis dari UPTD Puskesmas Oesapa serta tim radiografer RS AL Samuel J. Moeda Kupang.

Kegiatan dimulai pada pukul 09.00 WITA dan diawali dengan laporan pelaksanaan kegiatan yang disampaikan oleh Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan (Kasubsi Yantah), Yohanes A. Radja. Setelah laporan kegiatan, acara dilanjutkan dengan sambutan Kepala Rutan Kupang, Jumihar Bachtiar Sinurat.

Dalam sambutannya, Jumihar menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dinas Kesehatan Kota Kupang, UPTD Puskesmas Oesapa, serta RSAL Samuel J. Moeda yang telah memberikan perhatian dan dukungan dalam pelaksanaan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga binaan Rutan Kupang.

Jumihar menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan hak setiap warga negara, termasuk warga binaan pemasyarakatan yang sedang menjalani masa pidana. Oleh karena itu, pemenuhan hak atas kesehatan bagi warga binaan menjadi bagian penting yang harus terus diperhatikan.

“Pemeriksaan kesehatan ini merupakan bagian dari pemenuhan hak setiap warga negara, termasuk warga binaan yang sedang menjalani masa pidana. Kegiatan ini juga menjadi langkah deteksi dini terhadap penyakit menular, sehingga apabila ditemukan adanya indikasi penyakit, dapat segera diambil langkah-langkah pencegahan untuk meminimalisir risiko penularan,” ujar Jumihar.

Ia berharap sinergi dan kerja sama yang telah terjalin antara Rutan Kupang dengan Dinas Kesehatan Kota Kupang, UPTD Puskesmas Oesapa, dan RS AL Samuel J. Moeda dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.

“Kami berharap kerja sama yang baik ini dapat terus terjalin dan memberikan manfaat bagi seluruh warga binaan pemasyarakatan. Semoga kegiatan ini juga dapat meningkatkan kesadaran kita semua akan pentingnya menjaga kesehatan diri dan kebersihan lingkungan, khususnya lingkungan Rutan, sehingga dapat menciptakan kehidupan pembinaan yang sehat dan mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan secara optimal,” tambahnya.

Usai sambutan Kepala Rutan Kupang, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis, Tracking TB, serta pemeriksaan penyakit tidak menular secara terintegrasi. Melalui pemeriksaan yang dilakukan secara terpadu, diharapkan potensi penyakit dapat diketahui lebih awal sehingga dapat segera ditindaklanjuti sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing warga binaan.

Pelaksanaan kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen Rutan Kupang dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada warga binaan, khususnya dalam pemenuhan hak atas kesehatan. Sinergi dengan instansi kesehatan diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan guna menciptakan lingkungan Rutan yang sehat, bersih, dan kondusif bagi proses pembinaan warga binaan pemasyarakatan.