Berita Terkini
Komitmen Wujudkan Rutan Bersih dari HP Ilegal dan Narkoba, Karutan Kupang Pimpin Penggeledahan Rutin Kamar Hunian
Dipublikasikan:
07 July 2026
RTN_KOE – Dalam rangka memperkuat upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), Rutan Kelas IIB Kupang melaksanakan penggeledahan rutin pada kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pukul 19.00 WITA. Kegiatan penggeledahan dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kupang, Jumihar B. Sinurat bersama Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), Jermias Sine serta diikuti oleh jajaran staf pengamanan dan Taruna Poltekimipas yang sedang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Rutan Kupang, Senin (06/07/2026).
Sebelum pelaksanaan penggeledahan, Jumihar B. Sinurat memberikan arahan kepada seluruh petugas agar menjalankan kegiatan penggeledahan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP), tetap mengedepankan sikap humanis, serta menghormati hak-hak warga binaan selama proses pemeriksaan berlangsung.
"Kegiatan penggeledahan merupakan bagian dari langkah deteksi dini dalam mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban. Saya mengingatkan seluruh petugas agar melaksanakan tugas secara profesional, humanis, dan tetap menghormati hak-hak warga binaan. Laksanakan penggeledahan secara teliti namun tetap mengedepankan etika dan integritas," tegas Jumihar B. Sinurat.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap badan warga binaan, barang-barang pribadi, serta seluruh sudut kamar hunian. Penggeledahan difokuskan untuk menemukan barang-barang terlarang seperti telepon genggam (HP), narkotika, serta benda-benda lain yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam Rutan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan selama proses penggeledahan berlangsung, sementara barang-barang yang tidak sesuai ketentuan langsung diamankan oleh petugas untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.
Usai kegiatan, Jumihar B. Sinurat menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengamanan yang telah melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab sehingga penggeledahan dapat berjalan lancar dan sesuai dengan prosedur. "Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran pengamanan atas dedikasi dan kerja sama yang baik. Terus jaga kekompakan, tingkatkan integritas, serta laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab agar Rutan Kupang senantiasa berada dalam kondisi yang aman, tertib, dan kondusif," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Jumihar B. Sinurat juga memberikan motivasi kepada para Taruna Poltekimipas yang sedang menjalani PKL di Rutan Kupang. Ia berharap para taruna dapat memanfaatkan setiap kegiatan sebagai sarana pembelajaran untuk memperkaya pengalaman dan kompetensi sebagai calon insan Pemasyarakatan.
"Kepada adik-adik Taruna, ikutilah seluruh rangkaian kegiatan PKL dengan penuh tanggung jawab dan semangat belajar. Jadikan setiap pengalaman di lapangan sebagai bekal untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan, termasuk dalam memahami pelaksanaan penggeledahan sebagai salah satu upaya deteksi dini yang sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan," pesannya.
Melalui pelaksanaan penggeledahan rutin ini, Rutan Kupang kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pemasyarakatan yang bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan berbagai barang terlarang lainnya, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.
Sebelum pelaksanaan penggeledahan, Jumihar B. Sinurat memberikan arahan kepada seluruh petugas agar menjalankan kegiatan penggeledahan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP), tetap mengedepankan sikap humanis, serta menghormati hak-hak warga binaan selama proses pemeriksaan berlangsung.
"Kegiatan penggeledahan merupakan bagian dari langkah deteksi dini dalam mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban. Saya mengingatkan seluruh petugas agar melaksanakan tugas secara profesional, humanis, dan tetap menghormati hak-hak warga binaan. Laksanakan penggeledahan secara teliti namun tetap mengedepankan etika dan integritas," tegas Jumihar B. Sinurat.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap badan warga binaan, barang-barang pribadi, serta seluruh sudut kamar hunian. Penggeledahan difokuskan untuk menemukan barang-barang terlarang seperti telepon genggam (HP), narkotika, serta benda-benda lain yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam Rutan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan selama proses penggeledahan berlangsung, sementara barang-barang yang tidak sesuai ketentuan langsung diamankan oleh petugas untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.
Usai kegiatan, Jumihar B. Sinurat menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengamanan yang telah melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab sehingga penggeledahan dapat berjalan lancar dan sesuai dengan prosedur. "Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran pengamanan atas dedikasi dan kerja sama yang baik. Terus jaga kekompakan, tingkatkan integritas, serta laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab agar Rutan Kupang senantiasa berada dalam kondisi yang aman, tertib, dan kondusif," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Jumihar B. Sinurat juga memberikan motivasi kepada para Taruna Poltekimipas yang sedang menjalani PKL di Rutan Kupang. Ia berharap para taruna dapat memanfaatkan setiap kegiatan sebagai sarana pembelajaran untuk memperkaya pengalaman dan kompetensi sebagai calon insan Pemasyarakatan.
"Kepada adik-adik Taruna, ikutilah seluruh rangkaian kegiatan PKL dengan penuh tanggung jawab dan semangat belajar. Jadikan setiap pengalaman di lapangan sebagai bekal untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan, termasuk dalam memahami pelaksanaan penggeledahan sebagai salah satu upaya deteksi dini yang sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan," pesannya.
Melalui pelaksanaan penggeledahan rutin ini, Rutan Kupang kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pemasyarakatan yang bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan berbagai barang terlarang lainnya, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Persilakan Audit Gembok Rp92,5 Miliar: Kalau Tidak Sesuai, Kita Bersih-Bersih
Dipublikasikan:
05 July 2026
Jakarta– Pengadaan puluhan ribu gembok di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) senilai sekitar Rp92,5 miliar dalam dua tahun terakhir menjadi sorotan Komisi XIII DPR.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas) Agus Andrianto menegaskan seluruh proses pengadaan dilakukan melalui mekanisme e-Catalog sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia bahkan mempersilakan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit menyeluruh untuk memastikan seluruh proses berlangsung transparan dan akuntabel.
“Silakan diaudit. Proses pengadaan dilakukan melalui e-Catalog. Tidak ada masalah,” ujar Agus kepada Agus kepada Hallonews.id, Sabtu (4/7/2026).
Agus menegaskan keterbukaan menjadi prinsip utama dalam pengelolaan anggaran di lingkungan Kemenimipas.
Ia juga mengingatkan seluruh jajaran Ditjenpas agar tidak bermain-main dalam proses pengadaan barang dan jasa.
Menurutnya, evaluasi akan dilakukan apabila ditemukan adanya pelanggaran.
“Kalau memang ada yang tidak sesuai, sekalian kita bersih-bersih,” tegasnya.
Sorotan terhadap pengadaan tersebut sebelumnya disampaikan Anggota Komisi XIII DPR RI, Pangeran Khairul Saleh. Ia menilai besarnya anggaran pembelian gembok memunculkan pertanyaan publik, terutama karena harga satuannya disebut mendekati Rp1 juta per unit.
Berdasarkan data Rencana Umum Pengadaan (RUP) dan e-Katalog LKPP, Ditjenpas mengalokasikan sekitar Rp35,8 miliar pada tahun anggaran 2024 untuk pengadaan 46.000 unit gembok.
Pengadaan dilakukan dalam dua tahap, yakni sekitar Rp15,6 miliar pada Januari 2024 dan Rp20,28 miliar pada September 2024. Sementara pada tahun anggaran 2025, Ditjenpas kembali menganggarkan sekitar Rp56,7 miliar untuk pengadaan 60.000 unit gembok yang direalisasikan pada Maret 2025.
Dengan demikian, total pengadaan gembok
selama dua tahun mencapai sekitar Rp92,5 miliar untuk 106.000 unit.
Pangeran mengungkapkan, harga rata-rata gembok pada 2024 tercatat sekitar Rp778 ribu per unit. Sementara pada 2025 meningkat menjadi sekitar Rp945 ribu per unit. Menurutnya, kenaikan harga tersebut menjadi alasan kuat untuk dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh.
“Angka ini tentu memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat karena jauh di atas harga gembok yang umum dijual di pasaran,” ujarnya.
Ia menegaskan audit diperlukan untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam proses pengadaan maupun penetapan harga.
Komisi XIII DPR juga meminta Inspektorat Jenderal Kemenimipas bersama BPK membuka seluruh dokumen pengadaan dan kontrak agar pemeriksaan dapat berlangsung secara objektif dan transparan.
“Apabila ditemukan indikasi harga yang tidak wajar maupun dugaan markup, DPR memastikan akan mendorong pemeriksaan lebih lanjut sesuai mekanisme hukum yang berlaku,” katanya.
Sebagai langkah antisipasi, Pangeran mengusulkan agar pengadaan gembok dengan skema serupa ditunda terlebih dahulu hingga audit awal selesai dilakukan.
Menurutnya, hasil audit harus dipublikasikan kepada masyarakat sebagai bentuk pertanggungjawaban penggunaan anggaran negara.
Selain menyoroti pengadaan gembok, ia juga mengingatkan agar anggaran pemasyarakatan lebih difokuskan pada penyelesaian persoalan mendasar di lembaga pemasyarakatan.
“Pemerintah perlu mempercepat berbagai kebijakan yang mampu mengurangi kelebihan kapasitas lapas, mulai dari optimalisasi pembebasan bersyarat, reintegrasi sosial, penggunaan pengawasan elektronik, hingga percepatan proses peradilan” tandasnya.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas) Agus Andrianto menegaskan seluruh proses pengadaan dilakukan melalui mekanisme e-Catalog sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia bahkan mempersilakan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit menyeluruh untuk memastikan seluruh proses berlangsung transparan dan akuntabel.
“Silakan diaudit. Proses pengadaan dilakukan melalui e-Catalog. Tidak ada masalah,” ujar Agus kepada Agus kepada Hallonews.id, Sabtu (4/7/2026).
Agus menegaskan keterbukaan menjadi prinsip utama dalam pengelolaan anggaran di lingkungan Kemenimipas.
Ia juga mengingatkan seluruh jajaran Ditjenpas agar tidak bermain-main dalam proses pengadaan barang dan jasa.
Menurutnya, evaluasi akan dilakukan apabila ditemukan adanya pelanggaran.
“Kalau memang ada yang tidak sesuai, sekalian kita bersih-bersih,” tegasnya.
Sorotan terhadap pengadaan tersebut sebelumnya disampaikan Anggota Komisi XIII DPR RI, Pangeran Khairul Saleh. Ia menilai besarnya anggaran pembelian gembok memunculkan pertanyaan publik, terutama karena harga satuannya disebut mendekati Rp1 juta per unit.
Berdasarkan data Rencana Umum Pengadaan (RUP) dan e-Katalog LKPP, Ditjenpas mengalokasikan sekitar Rp35,8 miliar pada tahun anggaran 2024 untuk pengadaan 46.000 unit gembok.
Pengadaan dilakukan dalam dua tahap, yakni sekitar Rp15,6 miliar pada Januari 2024 dan Rp20,28 miliar pada September 2024. Sementara pada tahun anggaran 2025, Ditjenpas kembali menganggarkan sekitar Rp56,7 miliar untuk pengadaan 60.000 unit gembok yang direalisasikan pada Maret 2025.
Dengan demikian, total pengadaan gembok
selama dua tahun mencapai sekitar Rp92,5 miliar untuk 106.000 unit.
Pangeran mengungkapkan, harga rata-rata gembok pada 2024 tercatat sekitar Rp778 ribu per unit. Sementara pada 2025 meningkat menjadi sekitar Rp945 ribu per unit. Menurutnya, kenaikan harga tersebut menjadi alasan kuat untuk dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh.
“Angka ini tentu memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat karena jauh di atas harga gembok yang umum dijual di pasaran,” ujarnya.
Ia menegaskan audit diperlukan untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam proses pengadaan maupun penetapan harga.
Komisi XIII DPR juga meminta Inspektorat Jenderal Kemenimipas bersama BPK membuka seluruh dokumen pengadaan dan kontrak agar pemeriksaan dapat berlangsung secara objektif dan transparan.
“Apabila ditemukan indikasi harga yang tidak wajar maupun dugaan markup, DPR memastikan akan mendorong pemeriksaan lebih lanjut sesuai mekanisme hukum yang berlaku,” katanya.
Sebagai langkah antisipasi, Pangeran mengusulkan agar pengadaan gembok dengan skema serupa ditunda terlebih dahulu hingga audit awal selesai dilakukan.
Menurutnya, hasil audit harus dipublikasikan kepada masyarakat sebagai bentuk pertanggungjawaban penggunaan anggaran negara.
Selain menyoroti pengadaan gembok, ia juga mengingatkan agar anggaran pemasyarakatan lebih difokuskan pada penyelesaian persoalan mendasar di lembaga pemasyarakatan.
“Pemerintah perlu mempercepat berbagai kebijakan yang mampu mengurangi kelebihan kapasitas lapas, mulai dari optimalisasi pembebasan bersyarat, reintegrasi sosial, penggunaan pengawasan elektronik, hingga percepatan proses peradilan” tandasnya.
Rutan Kupang Perkuat Soliditas Pegawai Melalui Kegiatan Fisik, Mental, Disiplin dan Family Gathering di Pantai Tablolong
Dipublikasikan:
05 July 2026
RTN_KOE - Dalam upaya memperkuat soliditas organisasi sekaligus meningkatkan kebersamaan antarpegawai, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kupang menggelar kegiatan Fisik, Mental, dan Disiplin (FMD) yang dirangkaikan dengan Family Gathering di Pantai Tablolong, Sabtu (04/07/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Rutan Kelas IIB Kupang, para pejabat struktural, pegawai staf, anggota regu pengamanan, serta keluarga besar pegawai Rutan Kupang. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan begitu terasa sejak awal kegiatan, mencerminkan semangat kebersamaan yang terus dibangun dalam lingkungan kerja.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Rutan Kelas IIB Kupang, Jumihar Bachtiar Sinurat. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan Fisik, Mental, dan Disiplin bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum penting untuk mempererat hubungan antarsesama pegawai sekaligus membangun kekompakan dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.
"Melalui kegiatan ini, saya berharap seluruh jajaran semakin solid, saling mendukung, dan memiliki semangat kebersamaan yang tinggi. Kekuatan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh kompetensi individu, tetapi juga oleh kekompakan tim. Dengan terbangunnya hubungan yang harmonis antarpegawai beserta keluarga, saya optimistis Rutan Kupang akan semakin mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan menjalankan tugas pemasyarakatan secara profesional, akuntabel, serta berintegritas," ujar Jumihar Bachtiar Sinurat saat membuka kegiatan secara resmi.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai permainan yang dirancang untuk membangun kerja sama, komunikasi, serta kekompakan antarpeserta. Beragam games yang dilaksanakan di antaranya stelling kata, gala asing, dan pertandingan voli pantai yang berlangsung meriah serta disambut antusias oleh seluruh peserta.
Sorak semangat, gelak tawa, dan kebersamaan mewarnai setiap rangkaian permainan. Tidak hanya menjadi sarana rekreasi, kegiatan tersebut juga menjadi media untuk mempererat hubungan antarsesama pegawai maupun keluarga, sehingga tercipta suasana kerja yang semakin harmonis dan kondusif.
Melalui pelaksanaan kegiatan Fisik, Mental, dan Disiplin yang dipadukan dengan Family Gathering ini, Rutan Kelas IIB Kupang berharap semangat kebersamaan, solidaritas, dan sinergi seluruh jajaran terus terpelihara. Dengan sumber daya manusia yang sehat secara fisik, kuat secara mental, disiplin, serta memiliki hubungan kerja yang harmonis, diharapkan pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal sesuai dengan nilai-nilai Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Rutan Kelas IIB Kupang, para pejabat struktural, pegawai staf, anggota regu pengamanan, serta keluarga besar pegawai Rutan Kupang. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan begitu terasa sejak awal kegiatan, mencerminkan semangat kebersamaan yang terus dibangun dalam lingkungan kerja.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Rutan Kelas IIB Kupang, Jumihar Bachtiar Sinurat. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan Fisik, Mental, dan Disiplin bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum penting untuk mempererat hubungan antarsesama pegawai sekaligus membangun kekompakan dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.
"Melalui kegiatan ini, saya berharap seluruh jajaran semakin solid, saling mendukung, dan memiliki semangat kebersamaan yang tinggi. Kekuatan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh kompetensi individu, tetapi juga oleh kekompakan tim. Dengan terbangunnya hubungan yang harmonis antarpegawai beserta keluarga, saya optimistis Rutan Kupang akan semakin mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan menjalankan tugas pemasyarakatan secara profesional, akuntabel, serta berintegritas," ujar Jumihar Bachtiar Sinurat saat membuka kegiatan secara resmi.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai permainan yang dirancang untuk membangun kerja sama, komunikasi, serta kekompakan antarpeserta. Beragam games yang dilaksanakan di antaranya stelling kata, gala asing, dan pertandingan voli pantai yang berlangsung meriah serta disambut antusias oleh seluruh peserta.
Sorak semangat, gelak tawa, dan kebersamaan mewarnai setiap rangkaian permainan. Tidak hanya menjadi sarana rekreasi, kegiatan tersebut juga menjadi media untuk mempererat hubungan antarsesama pegawai maupun keluarga, sehingga tercipta suasana kerja yang semakin harmonis dan kondusif.
Melalui pelaksanaan kegiatan Fisik, Mental, dan Disiplin yang dipadukan dengan Family Gathering ini, Rutan Kelas IIB Kupang berharap semangat kebersamaan, solidaritas, dan sinergi seluruh jajaran terus terpelihara. Dengan sumber daya manusia yang sehat secara fisik, kuat secara mental, disiplin, serta memiliki hubungan kerja yang harmonis, diharapkan pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal sesuai dengan nilai-nilai Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
"Harganas ke-33, Karutan Kupang: Keluarga Menanti Kepulanganmu, Jadikan Itu Alasan untuk Berubah"
Dipublikasikan:
29 June 2026
RTN_KOE – Rutan Kelas IIB Kupang melaksanakan Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 dengan mengusung tema "Ayah Wajib Hadir", yang dilaksanakan di lapangan Rutan Kupang. Upacara berlangsung dengan khidmat dan dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Kupang, Jumihar B. Sinurat serta diikuti oleh jajaran pejabat struktural, seluruh petugas, dan seluruh warga binaan, Senin (29/06/2026).
Peringatan Hari Keluarga Nasional tahun ini menjadi momentum untuk mengingatkan seluruh elemen masyarakat akan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama dalam membangun bangsa. Tema "Ayah Wajib Hadir" mengandung makna bahwa kehadiran seorang ayah tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan ekonomi, tetapi juga hadir secara emosional, menjadi teladan, pendidik, dan pelindung bagi keluarga.
Dalam amanatnya, Jumihar B. Sinurat membacakan pidato Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN. Dalam pidato tersebut disampaikan bahwa seluruh masyarakat diajak untuk mengubah paradigma tentang keluarga. Keluarga bukanlah sekadar unit terkecil dalam masyarakat, melainkan merupakan hulu dari seluruh kebijakan publik dan menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan nasional.
Lebih lanjut disampaikan bahwa keluarga yang kuat akan melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas. Oleh karena itu, seluruh elemen bangsa diajak untuk bersama-sama mewujudkan keluarga Indonesia yang sehat, cerdas, berkarakter, dan tangguh dalam menghadapi tantangan di era Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity (VUCA). Dengan keluarga yang berkualitas, Indonesia akan mampu memanfaatkan bonus demografi secara optimal sebagai modal menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Selain membacakan amanat Menteri, Jumihar B. Sinurat juga memberikan pesan khusus kepada seluruh warga binaan. Beliau menyampaikan bahwa peringatan Hari Keluarga Nasional hendaknya dijadikan sebagai momentum refleksi diri untuk semakin menghargai arti penting keluarga. Meskipun saat ini sedang menjalani masa pidana, hubungan dengan keluarga harus tetap dijaga melalui komunikasi yang baik, rasa tanggung jawab, serta tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat.
Beliau menegaskan bahwa keluarga merupakan sumber semangat dan harapan bagi setiap warga binaan dalam menjalani proses pembinaan. Oleh karena itu, setiap warga binaan diharapkan mampu memanfaatkan masa pembinaan sebagai kesempatan memperbaiki diri, menjaga kepercayaan keluarga, dan mempersiapkan diri menjadi sosok ayah, suami, anak, maupun anggota keluarga yang bertanggung jawab setelah bebas nanti.
"Keluarga adalah alasan kita untuk berubah menjadi lebih baik. Jadikan momen Hari Keluarga Nasional ini sebagai pengingat bahwa masih ada keluarga yang menanti kepulangan saudara sekalian. Tunjukkan perubahan yang nyata melalui sikap, perilaku, dan kesungguhan mengikuti program pembinaan di Rutan Kupang," pesan Jumihar B. Sinurat kepada para warga binaan.
Pelaksanaan upacara berlangsung tertib dan penuh khidmat. Melalui peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33 ini, Rutan Kelas IIB Kupang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pembinaan yang berorientasi pada penguatan karakter dan nilai-nilai kekeluargaan, sehingga warga binaan memiliki bekal moral dan mental yang baik untuk kembali berperan positif di tengah keluarga dan masyarakat.
Peringatan Hari Keluarga Nasional tahun ini menjadi momentum untuk mengingatkan seluruh elemen masyarakat akan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama dalam membangun bangsa. Tema "Ayah Wajib Hadir" mengandung makna bahwa kehadiran seorang ayah tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan ekonomi, tetapi juga hadir secara emosional, menjadi teladan, pendidik, dan pelindung bagi keluarga.
Dalam amanatnya, Jumihar B. Sinurat membacakan pidato Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN. Dalam pidato tersebut disampaikan bahwa seluruh masyarakat diajak untuk mengubah paradigma tentang keluarga. Keluarga bukanlah sekadar unit terkecil dalam masyarakat, melainkan merupakan hulu dari seluruh kebijakan publik dan menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan nasional.
Lebih lanjut disampaikan bahwa keluarga yang kuat akan melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas. Oleh karena itu, seluruh elemen bangsa diajak untuk bersama-sama mewujudkan keluarga Indonesia yang sehat, cerdas, berkarakter, dan tangguh dalam menghadapi tantangan di era Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity (VUCA). Dengan keluarga yang berkualitas, Indonesia akan mampu memanfaatkan bonus demografi secara optimal sebagai modal menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Selain membacakan amanat Menteri, Jumihar B. Sinurat juga memberikan pesan khusus kepada seluruh warga binaan. Beliau menyampaikan bahwa peringatan Hari Keluarga Nasional hendaknya dijadikan sebagai momentum refleksi diri untuk semakin menghargai arti penting keluarga. Meskipun saat ini sedang menjalani masa pidana, hubungan dengan keluarga harus tetap dijaga melalui komunikasi yang baik, rasa tanggung jawab, serta tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat.
Beliau menegaskan bahwa keluarga merupakan sumber semangat dan harapan bagi setiap warga binaan dalam menjalani proses pembinaan. Oleh karena itu, setiap warga binaan diharapkan mampu memanfaatkan masa pembinaan sebagai kesempatan memperbaiki diri, menjaga kepercayaan keluarga, dan mempersiapkan diri menjadi sosok ayah, suami, anak, maupun anggota keluarga yang bertanggung jawab setelah bebas nanti.
"Keluarga adalah alasan kita untuk berubah menjadi lebih baik. Jadikan momen Hari Keluarga Nasional ini sebagai pengingat bahwa masih ada keluarga yang menanti kepulangan saudara sekalian. Tunjukkan perubahan yang nyata melalui sikap, perilaku, dan kesungguhan mengikuti program pembinaan di Rutan Kupang," pesan Jumihar B. Sinurat kepada para warga binaan.
Pelaksanaan upacara berlangsung tertib dan penuh khidmat. Melalui peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33 ini, Rutan Kelas IIB Kupang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pembinaan yang berorientasi pada penguatan karakter dan nilai-nilai kekeluargaan, sehingga warga binaan memiliki bekal moral dan mental yang baik untuk kembali berperan positif di tengah keluarga dan masyarakat.
“Tindak Lanjuti Arahan Pimpinan, Rutan Kupang Tertibkan Barang Warga Binaan Wujudkan Hunian Layak dan Sehat”
Dipublikasikan:
27 June 2026
RTN_KOE – Menindaklanjuti arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nusa Tenggara Timur, jajaran Rutan Kelas IIB Kupang yang dipimpin Jumihar B. Sinurat melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka KPR) Jermias Sine melaksanakan pengarahan kepada para kepala kamar hunian warga binaan, Sabtu (27/06/2026).
Kegiatan pengarahan tersebut dilaksanakan sebagai langkah penguatan pengamanan sekaligus meningkatkan kebersihan dan kerapian lingkungan blok hunian warga binaan. Dalam arahannya, Jermias Sine menyampaikan instruksi pimpinan terkait pentingnya menjaga kebersihan blok, kamar hunian, serta menata barang-barang pribadi agar kamar tetap rapi dan layak huni.
Beliau menegaskan bahwa jumlah barang di dalam kamar hunian nantinya akan dibatasi guna menghindari kondisi kamar yang terlalu sesak. Menurutnya, penumpukan barang yang berlebihan dapat menjadi salah satu faktor munculnya sumber penyakit dan mengganggu kenyamanan warga binaan.
“Kami mengimbau kepada seluruh warga binaan agar menjaga kebersihan dan kerapian kamar hunian. Barang-barang yang tidak terpakai agar segera dikumpulkan dan dibuang sehingga kamar tetap bersih, sehat, dan tertata dengan baik,” ujar Jermias dalam arahannya.
Selain itu, Jermias Sine juga menyampaikan bahwa ke depan pelaksanaan penggeledahan kamar hunian tidak hanya difokuskan pada pencarian benda-benda terlarang, namun juga akan dilakukan penyortiran terhadap jumlah barang milik warga binaan di dalam kamar hunian.
Usai memberikan pengarahan kepada para kepala kamar, Jermias Sine bersama jajaran pengamanan langsung melaksanakan penggeledahan kamar hunian warga binaan sebagai bentuk tindak lanjut nyata atas arahan pimpinan serta upaya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan Kupang.
Melalui kegiatan ini, Rutan Kupang terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan hunian yang aman, bersih, sehat, dan tertib bagi seluruh warga binaan.
Kegiatan pengarahan tersebut dilaksanakan sebagai langkah penguatan pengamanan sekaligus meningkatkan kebersihan dan kerapian lingkungan blok hunian warga binaan. Dalam arahannya, Jermias Sine menyampaikan instruksi pimpinan terkait pentingnya menjaga kebersihan blok, kamar hunian, serta menata barang-barang pribadi agar kamar tetap rapi dan layak huni.
Beliau menegaskan bahwa jumlah barang di dalam kamar hunian nantinya akan dibatasi guna menghindari kondisi kamar yang terlalu sesak. Menurutnya, penumpukan barang yang berlebihan dapat menjadi salah satu faktor munculnya sumber penyakit dan mengganggu kenyamanan warga binaan.
“Kami mengimbau kepada seluruh warga binaan agar menjaga kebersihan dan kerapian kamar hunian. Barang-barang yang tidak terpakai agar segera dikumpulkan dan dibuang sehingga kamar tetap bersih, sehat, dan tertata dengan baik,” ujar Jermias dalam arahannya.
Selain itu, Jermias Sine juga menyampaikan bahwa ke depan pelaksanaan penggeledahan kamar hunian tidak hanya difokuskan pada pencarian benda-benda terlarang, namun juga akan dilakukan penyortiran terhadap jumlah barang milik warga binaan di dalam kamar hunian.
Usai memberikan pengarahan kepada para kepala kamar, Jermias Sine bersama jajaran pengamanan langsung melaksanakan penggeledahan kamar hunian warga binaan sebagai bentuk tindak lanjut nyata atas arahan pimpinan serta upaya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan Kupang.
Melalui kegiatan ini, Rutan Kupang terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan hunian yang aman, bersih, sehat, dan tertib bagi seluruh warga binaan.
Rutan Kupang Gelar Kerja Bakti Bersama, Wujudkan Lingkungan Bersih, Nyaman, dan Perkuat Soliditas Pegawai
Dipublikasikan:
26 June 2026
RTN_KOE - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kupang melaksanakan kegiatan kerja bakti bersama dengan membersihkan lingkungan kantor dan area sekitar rutan pada Jumat (26/06/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pejabat struktural serta para pegawai staf sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kebersihan dan menciptakan lingkungan kerja yang sehat, nyaman, aman, dan asri.
Pelaksanaan kerja bakti ini merupakan salah satu langkah nyata Rutan Kupang dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan representatif, tidak hanya bagi para pegawai dalam menjalankan tugas sehari-hari, tetapi juga untuk memberikan kenyamanan kepada keluarga warga binaan maupun masyarakat yang datang berkunjung ke Rutan Kupang.
Lingkungan yang tertata dengan baik diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih optimal sekaligus mencerminkan komitmen Rutan Kupang dalam mewujudkan tata kelola pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan.
Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan kerja bakti juga menjadi sarana mempererat kebersamaan, meningkatkan koordinasi, serta memperkuat semangat kerja sama di antara seluruh jajaran. Nilai-nilai gotong royong yang dibangun melalui kegiatan ini diharapkan semakin memperkokoh solidaritas pegawai dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai insan pemasyarakatan.
Kepala Rutan Kupang, Jumihar Bachtiar Sinurat menyampaikan bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus dijaga secara berkelanjutan. Menurutnya, lingkungan kerja yang bersih dan tertata akan memberikan dampak positif terhadap kualitas pelayanan maupun semangat kerja seluruh pegawai.
Melalui kegiatan kerja bakti yang dilaksanakan secara rutin, Rutan Kupang menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan kondusif sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik serta mewujudkan tata kelola pemasyarakatan yang semakin profesional, akuntabel, dan berintegritas.
Pelaksanaan kerja bakti ini merupakan salah satu langkah nyata Rutan Kupang dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan representatif, tidak hanya bagi para pegawai dalam menjalankan tugas sehari-hari, tetapi juga untuk memberikan kenyamanan kepada keluarga warga binaan maupun masyarakat yang datang berkunjung ke Rutan Kupang.
Lingkungan yang tertata dengan baik diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih optimal sekaligus mencerminkan komitmen Rutan Kupang dalam mewujudkan tata kelola pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan.
Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan kerja bakti juga menjadi sarana mempererat kebersamaan, meningkatkan koordinasi, serta memperkuat semangat kerja sama di antara seluruh jajaran. Nilai-nilai gotong royong yang dibangun melalui kegiatan ini diharapkan semakin memperkokoh solidaritas pegawai dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai insan pemasyarakatan.
Kepala Rutan Kupang, Jumihar Bachtiar Sinurat menyampaikan bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus dijaga secara berkelanjutan. Menurutnya, lingkungan kerja yang bersih dan tertata akan memberikan dampak positif terhadap kualitas pelayanan maupun semangat kerja seluruh pegawai.
Melalui kegiatan kerja bakti yang dilaksanakan secara rutin, Rutan Kupang menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan kondusif sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik serta mewujudkan tata kelola pemasyarakatan yang semakin profesional, akuntabel, dan berintegritas.


