Berita Terkini

Foto Berita
Foto Berita
Foto Berita

Rutan Kelas IIB Kupang Ikuti Kick Off Meeting PEKPPP Mandiri Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan

Dipublikasikan: 26 June 2026
Kupang – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kupang mengikuti kegiatan Kick Off Meeting Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Mandiri Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) yang dilaksanakan secara virtual, Jumat (26/06/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Subseksi Pengelolaan, Yesi Dodo bersama jajaran pegawai staf pada Subseksi Pengelolaan sebagai bentuk komitmen Rutan Kelas IIB Kupang dalam mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Kegiatan diawali dengan penyampaian laporan pelaksanaan kegiatan oleh Kepala Bagian Organisasi dan Ketatalaksanaan Biro SDM Aparatur dan Organisasi Tata Laksana (SDMA Ortala) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Ikram A. Taha. Dalam laporannya disampaikan bahwa pelaksanaan PEKPPP Mandiri menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola pelayanan publik melalui proses pemantauan dan evaluasi yang terukur serta berkelanjutan.

Selanjutnya, Kepala Biro SDMA Ortala Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Dodot Adikoeswanto, menyampaikan sambutan sekaligus secara resmi membuka kegiatan. Ia menekankan pentingnya sinergi seluruh satuan kerja dalam melaksanakan PEKPPP sebagai instrumen untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik yang semakin efektif, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Memasuki sesi utama, peserta menerima pemaparan mengenai instrumen PEKPPP yang disampaikan oleh Sugeng Nasrulloh, perwakilan Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Materi yang disampaikan meliputi definisi PEKPPP, tujuan utama pelaksanaan, tahapan evaluasi, dasar hukum, aspek dan prinsip penilaian, hingga timeline pelaksanaan PEKPPP Mandiri tahun 2026.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan uji coba teknis penggunaan aplikasi web PEKPPP yang dipandu oleh Ikram Nur Ilahi dari Biro SDMA Ortala Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Melalui sesi ini, seluruh peserta memperoleh pemahaman mengenai tata cara penginputan data, mekanisme penilaian, serta pemanfaatan aplikasi sebagai instrumen pendukung pelaksanaan evaluasi kinerja pelayanan publik secara mandiri.

Kepala Subseksi Pengelolaan Rutan Kelas IIB Kupang, Yesi Dodo, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi langkah penting untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat kesiapan satuan kerja dalam menghadapi pelaksanaan PEKPPP Mandiri.

"Melalui kegiatan ini kami memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai mekanisme pelaksanaan PEKPPP, mulai dari instrumen penilaian hingga penggunaan aplikasi pendukung. Bekal ini akan menjadi acuan bagi Rutan Kelas IIB Kupang dalam mempersiapkan seluruh dokumen dan eviden yang diperlukan serta terus melakukan pembenahan terhadap kualitas pelayanan publik," ujarnya.

Dengan mengikuti Kick Off Meeting ini, Rutan Kelas IIB Kupang menunjukkan komitmennya dalam mendukung implementasi reformasi birokrasi melalui peningkatan kualitas pelayanan publik yang berkelanjutan, sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk mewujudkan pelayanan yang profesional, berintegritas, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Foto Berita
Foto Berita
Foto Berita

"Implementasikan Asta Cita dan Program Akselerasi Menimipas, Rutan Kupang Kembangkan Pembinaan Pertanian Berkelanjutan"

Dipublikasikan: 26 June 2026
RTN_KOE – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta implementasi 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas) di bidang ketahanan pangan, Rutan Kelas IIB Kupang kembali melaksanakan penanaman tanaman hortikultura di lahan pertanian area branggang. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Jumat (26/06/2026).

Sebelumnya, lahan tersebut telah ditanami sayuran berupa kangkung dan berhasil dipanen. Setelah masa panen selesai, lahan kembali dimanfaatkan dengan penanaman berbagai komoditas baru, yakni kangkung, sawi, cabai (lombok), tomat, dan terung.

Pemanfaatan lahan secara berkesinambungan ini bertujuan untuk memastikan program pembinaan di bidang pertanian terus berjalan, sekaligus memberikan pengalaman, pengetahuan, dan keterampilan praktis kepada warga binaan. Bekal tersebut diharapkan dapat menjadi modal bagi mereka untuk membangun kemandirian ekonomi setelah selesai menjalani masa pidana dan kembali ke tengah masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan penanaman dilaksanakan dengan pengawasan ketat oleh petugas Rutan Kupang guna memastikan keamanan, ketertiban, serta kelancaran proses pembinaan. Pendampingan dari petugas juga menjadi bagian penting agar warga binaan memahami teknik budidaya tanaman yang baik dan benar.

Dwi Rahmanto selaku petugas yang mendampingi para warga binaan mengatakan bahwa setiap kegiatan pembinaan di area pertanian branggang dilaksanakan dengan pendampingan dan pengawasan secara ketat guna memastikan keamanan, ketertiban, serta tercapainya tujuan pembinaan.

"Kami tidak hanya mengawasi jalannya kegiatan, tetapi juga mendampingi warga binaan selama proses pengolahan lahan, penanaman, hingga perawatan tanaman. Melalui pendampingan ini, kami ingin memastikan mereka memahami teknik budidaya yang baik sekaligus menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan etos kerja." ujar Dwi Rahmanto.

Sementara itu, Kepala Rutan Kupang, Jumihar B. Sinurat menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan pertanian merupakan salah satu bentuk nyata komitmen Rutan Kupang dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan.

"Program pertanian ini tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan untuk memperoleh keterampilan yang bermanfaat. Kami ingin memastikan pembinaan kemandirian berlangsung secara berkelanjutan sehingga ketika mereka kembali ke masyarakat, mereka telah memiliki bekal pengetahuan dan kemampuan yang dapat dimanfaatkan untuk membuka peluang usaha maupun bekerja secara mandiri. Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi Asta Cita Presiden serta 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan," ujar Jumihar B. Sinurat.

Melalui pemanfaatan lahan pertanian secara optimal, Rutan Kupang berharap dapat terus menciptakan program pembinaan yang produktif, memberikan manfaat nyata bagi warga binaan, serta berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan nasional sesuai arah kebijakan pemerintah.
Foto Berita
Foto Berita
Foto Berita

“Ikuti Arahan Dirjenpas, Rutan Kupang Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Pemasyarakatan”

Dipublikasikan: 25 June 2026
RTN_KOE – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kupang mengikuti kegiatan pengarahan yang disampaikan secara virtual oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi melalui Zoom Meeting. Kegiatan yang berlangsung secara nasional tersebut diikuti oleh Kepala Rutan Kupang bersama Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan (Kasubsi Yantah), serta jajaran pegawai staf dari Ruang Zoom Rutan Kupang, Rabu (24/06/2026).

Pengarahan diawali dengan penyampaian langsung dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, yang membahas sejumlah agenda strategis dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi pemasyarakatan. Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah persiapan pelaksanaan pemberian Remisi Anak dalam rangka Hari Anak Nasional pada 23 Juli 2026 serta Remisi Umum pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.

Ia juga turut menyoroti pentingnya pengelolaan Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) yang akurat, tertib, dan terintegrasi sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan dan tata kelola pemasyarakatan. Selanjutnya, Mashudi turut meminta seluruh Kepala Kantor Wilayah dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) untuk terus mengoptimalkan program ketahanan pangan yang telah berjalan di masing-masing satuan kerja. Lebih lanjut, jajaran humas pemasyarakatan juga didorong untuk memperkuat publikasi berbagai kegiatan dan capaian positif yang dilakukan oleh satuan kerja pemasyarakatan.

Usai pengarahan dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh para Direktur di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Pengarahan lanjutan tersebut bertujuan memperkuat dan memperjelas berbagai kebijakan serta instruksi yang telah disampaikan oleh Mashudi sebelumnya.
Kepala Rutan Kupang, Jumihar Bachtiar Sinurat menyatakan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti seluruh arahan yang diberikan sebagai bagian dari komitmen dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

"Arahan yang disampaikan Direktur Jenderal Pemasyarakatan menjadi pedoman penting bagi kami dalam melaksanakan tugas dan fungsi pemasyarakatan. Rutan Kupang berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap instruksi yang diberikan, mulai dari persiapan pemberian remisi, optimalisasi pengelolaan SDP, penguatan program ketahanan pangan, hingga peningkatan publikasi kinerja positif. Kami juga akan terus membangun budaya kerja yang harmonis, profesional, dan saling menghargai demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan warga binaan," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, jajaran Rutan Kupang diharapkan semakin memahami arah kebijakan yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan serta mampu mengimplementasikannya secara optimal dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Foto Berita
Foto Berita
Foto Berita

"Pererat sinergi Antar APH, Karutan Kupang Dampingi Kakanwil Ditjenpas NTT audiensi bersama Kapolda NTT"

Dipublikasikan: 25 June 2026
RTN_KOE – Dalam upaya memperkuat sinergi antar-aparat penegak hukum di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kupang bersama seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Kota Kupang mendampingi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) NTT, Decky Nurmansyah melaksanakan audiensi dengan Kapolda NTT, Irjen Pol. Rudi Darmoko di Markas Kepolisian Daerah (Polda) NTT, Kamis (25/06/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam membangun sinergi yang kuat antar-aparat penegak hukum di wilayah NTT, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta mendukung keberhasilan pembinaan warga binaan pemasyarakatan.

Dalam keterangannya, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas NTT, Decky Nurmansyah, menegaskan pentingnya hubungan kerja yang harmonis dan berkelanjutan antara jajaran Pemasyarakatan dan Kepolisian. “Sinergi yang solid menjadi fondasi penting agar pelayanan Pemasyarakatan berjalan aman, tertib, dan profesional. Selain itu, kolaborasi yang baik juga sangat diperlukan untuk mendukung proses perubahan warga binaan agar kelak dapat kembali ke tengah masyarakat dan memberikan kontribusi positif,” ujar Decky.

Sementara itu, Kapolda NTT, Irjen Pol. Rudi Darmoko menyambut baik kunjungan dan audiensi yang dilakukan jajaran Kantor Wilayah Ditjenpas NTT beserta seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan se-Kota Kupang. Ia menegaskan komitmen Polda NTT untuk terus mendukung dan menjaga keberlanjutan kerja sama yang telah terjalin selama ini.
“Kami menyambut baik audiensi ini sebagai langkah mempererat hubungan kelembagaan. Polda NTT siap memberikan dukungan dan memperkuat koordinasi dengan Kanwil Ditjenpas NTT dalam rangka menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pelaksanaan tugas Pemasyarakatan di wilayah NTT,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Rutan Kelas IIB Kupang, Jumihar Bachtiar Sinurat, menyampaikan bahwa audiensi tersebut menjadi sarana penting untuk memperkuat sinergitas yang selama ini telah terjalin baik antara Rutan Kupang dan jajaran Kepolisian.

“Bagi kami, sinergi dengan Kepolisian merupakan bagian yang sangat penting dalam mendukung pelaksanaan tugas Pemasyarakatan, terutama dalam aspek keamanan, penegakan hukum, dan pembinaan warga binaan. Melalui audiensi ini, kami berharap koordinasi yang telah berjalan baik dapat semakin ditingkatkan sehingga mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat dan mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif di NTT,” ujar Jumihar.

Melalui sinergi yang terus diperkuat, Pemasyarakatan dan Kepolisian diharapkan dapat semakin optimal dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing guna mendukung terwujudnya sistem penegakan hukum yang berkeadilan, humanis, dan berkelanjutan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Foto Berita
Foto Berita
Foto Berita

"Dukung Program KKN dan PKL Tahun 2026, Rutan Kupang Terima Dua Orang Taruna POLTEKIMIPAS"

Dipublikasikan: 22 June 2026
RTN_KOE – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Kupang menerima dua orang Taruna Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltekimipas) dalam rangka pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Tahun 2026, Senin (22/06/2026). Kedua taruna tersebut, yakni Fridolin Aditya Giovani Sari dan Melkianus Bere yang merupakan Taruna Tingkat II yang akan melaksanakan program KKN dan PKL di Rutan Kupang selama kurang lebih dua bulan.

Kedua Taruna tersebut melakukan penghadapan dan diterima langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Jermias Sine yang juga merupakan mentor dari kedua taruna tersebut selama melaksanakan program magang di Rutan Kupang.

Dalam kesempatan tersebut, Jermias menyampaikan arahan sekaligus pembekalan awal kepada kedua taruna terkait pelaksanaan tugas dan kegiatan selama berada di lingkungan Rutan Kupang. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan masa magang sebagai sarana untuk mengembangkan kompetensi, memperluas wawasan, serta memahami secara langsung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan di lapangan.

Selain memberikan motivasi, Jermias juga menjelaskan berbagai aturan, tata tertib, serta mekanisme kerja yang berlaku di Rutan Kupang. Ia meminta kedua taruna untuk senantiasa menjunjung tinggi disiplin, integritas, etika profesi, serta melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan magang dengan penuh semangat dan tanggung jawab.

Usai kegiatan penghadapan, kedua taruna diajak untuk melakukan kontrol ke blok hunian guna melihat secara langsung kondisi dan situasi di dalam Rutan Kupang. Pada kesempatan tersebut, mereka juga berinteraksi dan bercengkerama dengan warga binaan sebagai bagian dari proses pengenalan lingkungan serta pelaksanaan fungsi pembinaan yang menjadi salah satu tugas utama pemasyarakatan.

Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi kedua taruna dalam memperoleh pengalaman praktis mengenai penyelenggaraan pemasyarakatan, sekaligus memahami dinamika tugas petugas di lapangan yang menuntut profesionalisme, ketelitian, dan kemampuan berinteraksi dengan berbagai pihak.

Sementara itu, Kepala Rutan Kupang melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Jermias Sine menyambut baik pelaksanaan KKN dan PKL Taruna Poltekimipas di Rutan Kupang. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara institusi pendidikan kedinasan dengan satuan kerja pemasyarakatan dalam mencetak sumber daya manusia yang profesional dan berintegritas.

“Rutan Kupang berkomitmen mendukung proses pembelajaran para taruna melalui pengalaman kerja nyata di lapangan. Kami berharap selama menjalani KKN dan PKL, para taruna dapat menyerap ilmu, memahami tantangan tugas pemasyarakatan secara langsung, serta membangun karakter sebagai calon aparatur yang berintegritas, humanis, dan berorientasi pada pelayanan publik,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para taruna tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis mengenai pelaksanaan tugas pemasyarakatan, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai profesionalisme, akuntabilitas, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bekal dalam mengemban tugas di masa mendatang.
Foto Berita
Foto Berita
Foto Berita

"Perkuat Akuntabilitas dan Transparansi, Rutan Kupang Ikuti Pra Rekonsiliasi Keuangan dan BMN Tahun 2026"

Dipublikasikan: 22 June 2026
"Perkuat Akuntabilitas dan Transparansi, Rutan Kupang Ikuti Pra Rekonsiliasi Keuangan dan BMN Tahun 2026"

RTN_KOE – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Kupang mengikuti kegiatan Pra Rekonsiliasi Data Laporan Keuangan dan Pemutakhiran Data Barang Milik Negara (BMN) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nusa Tenggara Timur, Senin (22/06/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual tersebut diikuti oleh Kepala Sub Seksi Pengelolaan, Yesi Dodo, bersama jajaran pegawai staf bagian keuangan dan BMN dari Ruang Zoom Rutan Kupang. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan tata kelola keuangan dan pengelolaan aset negara yang akuntabel, transparan, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pra rekonsiliasi diawali dengan pembukaan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nusa Tenggara Timur, Decky Nurmansyah. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya pelaksanaan pra rekonsiliasi sebagai langkah awal untuk mengidentifikasi berbagai kendala maupun permasalahan yang dihadapi oleh satuan kerja. Menurutnya, melalui kegiatan tersebut setiap satuan kerja dapat melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap data yang dimiliki sehingga proses rekonsiliasi nantinya dapat berjalan lebih efektif, akurat, dan menghasilkan laporan yang berkualitas.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas NTT, Cipto Edy. Dalam paparannya, ia menyampaikan capaian realisasi penyerapan pagu belanja pegawai dan belanja barang hingga Semester I Tahun 2026 dari seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di wilayah Nusa Tenggara Timur. Ia juga mengingatkan satuan kerja yang realisasi penyerapannya masih berada di bawah target agar segera melakukan percepatan pelaksanaan kegiatan dan penyerapan anggaran. Langkah tersebut dinilai penting guna memastikan target kinerja dan target penyerapan anggaran yang telah ditetapkan dapat tercapai secara optimal.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Kupang, Jumihar Bachtiar Sinurat, melalui Kepala Sub Seksi Pengelolaan, Yesi Dodo menyampaikan bahwa kegiatan pra rekonsiliasi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pengelolaan laporan keuangan dan BMN di lingkungan pemasyarakatan.

“Melalui kegiatan ini, kami memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif terkait evaluasi pelaporan keuangan dan pengelolaan BMN. Selain itu, berbagai arahan yang disampaikan menjadi pedoman bagi kami untuk terus meningkatkan akurasi data, mempercepat penyerapan anggaran, serta memastikan seluruh administrasi keuangan dan aset negara dikelola secara tertib, transparan, dan akuntabel,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, seluruh satuan kerja terkhususnya Rutan Kelas IIB Kupang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan aset negara sebagai wujud implementasi tata kelola pemerintahan yang baik serta mendukung tercapainya target kinerja organisasi secara optimal.