Logo Rutan

Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Kupang

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nusa Tenggara Timur

Sub Seksi Pengelolaan

Tata Kelola, Administrasi Umum, dan Pelayanan Internal

Tugas & Fungsi Pokok

Perencanaan & Anggaran

Menyusun rencana program, kegiatan operasional, dan usulan anggaran.

Pengelolaan Keuangan & BMN

Melaksanakan perbendaharaan, penyerapan anggaran, dan administrasi BMN.

Pengembangan SDM

Mengelola administrasi kepegawaian dan memfasilitasi pengembangan kompetensi ASN.

Humas & Protokol

Menjalin hubungan masyarakat, publikasi, kerja sama, dan fungsi keprotokolan.

Reformasi Birokrasi

Memfasilitasi pemenuhan data dukung Zona Integritas menuju WBK/WBBM.

Tata Usaha & Rumah Tangga

Melaksanakan manajemen kearsipan, persuratan, serta perawatan gedung Rutan.

Formasi Unit: Jabatan Fungsional Umum & Pelaksana

Berita Sub Seksi Pengelolaan

"Budaya Kerja Positif Dimulai dari Lingkungan Asri, Kakanwil Ditjenpas NTT Apresiasi Penanaman Bunga di Rutan Kupang"

12 July 2026
RTN_KOE – Rutan Kelas IIB Kupang melaksanakan kegiatan penanaman bunga di halaman depan kantor sebagai upaya menciptakan lingkungan kerja yang asri, indah, dan nyaman. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kupang, Jumihar B. Sinurat, serta diikuti oleh jajaran pejabat struktural, staf, dan warga binaan yang sedang menjalani program asimilasi, Sabtu (11/07/2026).

Dalam kegiatan tersebut, petugas bersama warga binaan bergotong royong menata area taman dengan menanam berbagai jenis bunga hias di halaman depan kantor. Selain melakukan penanaman, mereka juga merapikan taman yang telah ada, mengganti tanaman yang sudah tidak layak, serta menata area hijau agar tampak lebih rapi dan menarik. Suasana kebersamaan dan semangat gotong royong mewarnai seluruh rangkaian kegiatan.

Kegiatan penanaman bunga ini merupakan bagian dari komitmen Rutan Kupang dalam mewujudkan lingkungan kerja yang bersih, hijau, dan representatif. Selain mempercantik wajah kantor, keberadaan taman yang tertata dengan baik diharapkan mampu menciptakan suasana kerja yang lebih nyaman bagi petugas serta memberikan kesan positif kepada masyarakat yang datang untuk memperoleh layanan di Rutan Kupang.

Di sela-sela kegiatan, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nusa Tenggara Timur, Decky Nurmansyah, menyempatkan waktu untuk meninjau langsung pelaksanaan penanaman bunga. Dalam kunjungannya, beliau memberikan apresiasi kepada Kepala Rutan Kupang beserta seluruh jajaran atas kepedulian dan komitmen dalam memperindah lingkungan kerja serta membangun budaya kerja yang positif melalui semangat kebersamaan.

"Lingkungan kerja yang hijau, bersih, dan tertata merupakan cerminan budaya kerja yang baik. Saya mengapresiasi inisiatif seluruh jajaran Rutan Kupang dalam mempercantik halaman kantor melalui penanaman bunga. Semoga semangat ini terus dipertahankan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujar Decky Nurmansyah.

Sementara itu, Jumihar B. Sinurat menyampaikan bahwa kegiatan penanaman bunga tidak hanya bertujuan memperindah lingkungan kantor, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama dalam menjaga keasrian lingkungan kerja.

"Lingkungan yang hijau dan tertata dengan baik akan memberikan kenyamanan bagi petugas dalam bekerja sekaligus menciptakan kesan yang positif bagi masyarakat yang datang menerima layanan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nusa Tenggara Timur yang telah menyempatkan hadir dan memberikan motivasi serta apresiasi kepada seluruh jajaran. Dukungan tersebut menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menjaga lingkungan kerja yang asri, representatif, dan terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ungkap Jumihar B. Sinurat.

Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Kupang menunjukkan komitmennya untuk terus menciptakan lingkungan kerja yang bersih, hijau, dan nyaman sebagai wujud dukungan terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik. Diharapkan, semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan yang telah terbangun dapat terus dipelihara serta menjadi budaya kerja positif yang menginspirasi seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan berintegritas kepada masyarakat.

Implementasikan Nilai ASN BerAKHLAK, Lima CPNS Rutan Kupang Paparkan Inovasi dalam Seminar Rancangan Aktualisasi Latsar 2026

08 July 2026
RTN_KOE – Sebanyak lima Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kupang mengikuti Seminar Rancangan Aktualisasi Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh BPPKA-PDN II Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri secara virtual, Rabu (07/08/2026).

Kegiatan tersebut turut diikuti oleh lima orang CPNS dari Rutan Kelas IIB Kupang, empat orang CPNS dari Rutan Kefamenanu dan satu orang CPNS dari Rutan Kelas IIB Larantuka. Seminar dipandu oleh moderator dari BPPKA-PDN II BPSDM Kemendagri, Deane Medya Riswayandari, dengan menghadirkan penguji Dr. Sudrajat, M.Pd.. Turut hadir sebagai mentor, Kepala Subsi Pengelolaan, Yesi Dodo serta Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), Jermias Sine.

Seminar diawali dengan pembukaan oleh moderator, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan rancangan aktualisasi oleh masing-masing peserta. Pada kesempatan tersebut, setiap CPNS mempresentasikan inovasi dan rencana aksi yang disusun berdasarkan isu-isu aktual yang ditemukan di unit pelaksana teknis (UPT) tempat mereka bertugas.

Beragam isu strategis menjadi fokus dalam rancangan aktualisasi, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan, penguatan tata kelola organisasi, hingga optimalisasi pelaksanaan tugas melalui pemanfaatan teknologi informasi. Setiap peserta memaparkan identifikasi isu, deskripsi isu, penetapan core issue, rumusan isu, analisis core issue, serta gagasan kreatif sebagai solusi yang akan diimplementasikan selama masa aktualisasi.

Salah satu rancangan aktualisasi yang mendapat perhatian adalah inovasi yang diangkat oleh salah seorang CPNS Rutan Kupang dengan tema "Peningkatan Tata Kelola Arsip Inaktif Melalui Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Berbasis Poster dan QR code sebagai Media Edukasi Pegawai Pada Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Kupang". Gagasan tersebut bertujuan untuk meningkatkan efektivitas tata kelola arsip inaktif melalui penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang mudah dipahami dan diakses oleh seluruh pegawai Rutan Kupang.

Melalui seminar ini, para peserta memperoleh berbagai masukan dan saran konstruktif dari mentor maupun penguji guna menyempurnakan rancangan aktualisasi sebelum diimplementasikan di satuan kerja masing-masing. Kegiatan ini juga menjadi bagian penting dalam proses pembentukan kompetensi CPNS agar mampu mengaktualisasikan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK dalam pelaksanaan tugas dan fungsi sebagai aparatur sipil negara.

Kepala Rutan Kelas IIB Kupang melalui Kepala Subsi Pengelolaan, Yesi Dodo, menyampaikan apresiasi atas kesungguhan para CPNS dalam menyusun rancangan aktualisasi yang berorientasi pada penyelesaian permasalahan nyata di lingkungan kerja.

"Seminar rancangan aktualisasi ini merupakan tahapan penting dalam Pelatihan Dasar CPNS karena menjadi wadah bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan dalam mengidentifikasi permasalahan sekaligus menghadirkan solusi yang inovatif dan aplikatif. Kami berharap seluruh CPNS mampu mengimplementasikan rancangan yang telah disusun secara optimal sehingga dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan, tata kelola organisasi, serta mendukung terwujudnya Rutan Kupang yang semakin profesional, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi," ujar Yesi Dodo.

Melalui pelaksanaan seminar ini, diharapkan seluruh peserta dapat mengimplementasikan rancangan aktualisasi secara optimal di unit kerja masing-masing serta menghasilkan inovasi yang berdampak positif terhadap peningkatan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan publik.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Persilakan Audit Gembok Rp92,5 Miliar: Kalau Tidak Sesuai, Kita Bersih-Bersih

05 July 2026
Jakarta– Pengadaan puluhan ribu gembok di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) senilai sekitar Rp92,5 miliar dalam dua tahun terakhir menjadi sorotan Komisi XIII DPR.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas) Agus Andrianto menegaskan seluruh proses pengadaan dilakukan melalui mekanisme e-Catalog sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia bahkan mempersilakan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit menyeluruh untuk memastikan seluruh proses berlangsung transparan dan akuntabel.

“Silakan diaudit. Proses pengadaan dilakukan melalui e-Catalog. Tidak ada masalah,” ujar Agus kepada Agus kepada Hallonews.id, Sabtu (4/7/2026).

Agus menegaskan keterbukaan menjadi prinsip utama dalam pengelolaan anggaran di lingkungan Kemenimipas.
Ia juga mengingatkan seluruh jajaran Ditjenpas agar tidak bermain-main dalam proses pengadaan barang dan jasa.

Menurutnya, evaluasi akan dilakukan apabila ditemukan adanya pelanggaran.

“Kalau memang ada yang tidak sesuai, sekalian kita bersih-bersih,” tegasnya.

Sorotan terhadap pengadaan tersebut sebelumnya disampaikan Anggota Komisi XIII DPR RI, Pangeran Khairul Saleh. Ia menilai besarnya anggaran pembelian gembok memunculkan pertanyaan publik, terutama karena harga satuannya disebut mendekati Rp1 juta per unit.

Berdasarkan data Rencana Umum Pengadaan (RUP) dan e-Katalog LKPP, Ditjenpas mengalokasikan sekitar Rp35,8 miliar pada tahun anggaran 2024 untuk pengadaan 46.000 unit gembok.

Pengadaan dilakukan dalam dua tahap, yakni sekitar Rp15,6 miliar pada Januari 2024 dan Rp20,28 miliar pada September 2024. Sementara pada tahun anggaran 2025, Ditjenpas kembali menganggarkan sekitar Rp56,7 miliar untuk pengadaan 60.000 unit gembok yang direalisasikan pada Maret 2025.

Dengan demikian, total pengadaan gembok
selama dua tahun mencapai sekitar Rp92,5 miliar untuk 106.000 unit.

Pangeran mengungkapkan, harga rata-rata gembok pada 2024 tercatat sekitar Rp778 ribu per unit. Sementara pada 2025 meningkat menjadi sekitar Rp945 ribu per unit. Menurutnya, kenaikan harga tersebut menjadi alasan kuat untuk dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

“Angka ini tentu memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat karena jauh di atas harga gembok yang umum dijual di pasaran,” ujarnya.

Ia menegaskan audit diperlukan untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam proses pengadaan maupun penetapan harga.

Komisi XIII DPR juga meminta Inspektorat Jenderal Kemenimipas bersama BPK membuka seluruh dokumen pengadaan dan kontrak agar pemeriksaan dapat berlangsung secara objektif dan transparan.

“Apabila ditemukan indikasi harga yang tidak wajar maupun dugaan markup, DPR memastikan akan mendorong pemeriksaan lebih lanjut sesuai mekanisme hukum yang berlaku,” katanya.

Sebagai langkah antisipasi, Pangeran mengusulkan agar pengadaan gembok dengan skema serupa ditunda terlebih dahulu hingga audit awal selesai dilakukan.

Menurutnya, hasil audit harus dipublikasikan kepada masyarakat sebagai bentuk pertanggungjawaban penggunaan anggaran negara.

Selain menyoroti pengadaan gembok, ia juga mengingatkan agar anggaran pemasyarakatan lebih difokuskan pada penyelesaian persoalan mendasar di lembaga pemasyarakatan.

“Pemerintah perlu mempercepat berbagai kebijakan yang mampu mengurangi kelebihan kapasitas lapas, mulai dari optimalisasi pembebasan bersyarat, reintegrasi sosial, penggunaan pengawasan elektronik, hingga percepatan proses peradilan” tandasnya.

Rutan Kupang Perkuat Soliditas Pegawai Melalui Kegiatan Fisik, Mental, Disiplin dan Family Gathering di Pantai Tablolong

05 July 2026
RTN_KOE - Dalam upaya memperkuat soliditas organisasi sekaligus meningkatkan kebersamaan antarpegawai, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kupang menggelar kegiatan Fisik, Mental, dan Disiplin (FMD) yang dirangkaikan dengan Family Gathering di Pantai Tablolong, Sabtu (04/07/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Rutan Kelas IIB Kupang, para pejabat struktural, pegawai staf, anggota regu pengamanan, serta keluarga besar pegawai Rutan Kupang. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan begitu terasa sejak awal kegiatan, mencerminkan semangat kebersamaan yang terus dibangun dalam lingkungan kerja.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Rutan Kelas IIB Kupang, Jumihar Bachtiar Sinurat. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan Fisik, Mental, dan Disiplin bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum penting untuk mempererat hubungan antarsesama pegawai sekaligus membangun kekompakan dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.

"Melalui kegiatan ini, saya berharap seluruh jajaran semakin solid, saling mendukung, dan memiliki semangat kebersamaan yang tinggi. Kekuatan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh kompetensi individu, tetapi juga oleh kekompakan tim. Dengan terbangunnya hubungan yang harmonis antarpegawai beserta keluarga, saya optimistis Rutan Kupang akan semakin mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan menjalankan tugas pemasyarakatan secara profesional, akuntabel, serta berintegritas," ujar Jumihar Bachtiar Sinurat saat membuka kegiatan secara resmi.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai permainan yang dirancang untuk membangun kerja sama, komunikasi, serta kekompakan antarpeserta. Beragam games yang dilaksanakan di antaranya stelling kata, gala asing, dan pertandingan voli pantai yang berlangsung meriah serta disambut antusias oleh seluruh peserta.

Sorak semangat, gelak tawa, dan kebersamaan mewarnai setiap rangkaian permainan. Tidak hanya menjadi sarana rekreasi, kegiatan tersebut juga menjadi media untuk mempererat hubungan antarsesama pegawai maupun keluarga, sehingga tercipta suasana kerja yang semakin harmonis dan kondusif.

Melalui pelaksanaan kegiatan Fisik, Mental, dan Disiplin yang dipadukan dengan Family Gathering ini, Rutan Kelas IIB Kupang berharap semangat kebersamaan, solidaritas, dan sinergi seluruh jajaran terus terpelihara. Dengan sumber daya manusia yang sehat secara fisik, kuat secara mental, disiplin, serta memiliki hubungan kerja yang harmonis, diharapkan pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal sesuai dengan nilai-nilai Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

"Harganas ke-33, Karutan Kupang: Keluarga Menanti Kepulanganmu, Jadikan Itu Alasan untuk Berubah"

29 June 2026
RTN_KOE – Rutan Kelas IIB Kupang melaksanakan Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 dengan mengusung tema "Ayah Wajib Hadir", yang dilaksanakan di lapangan Rutan Kupang. Upacara berlangsung dengan khidmat dan dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Kupang, Jumihar B. Sinurat serta diikuti oleh jajaran pejabat struktural, seluruh petugas, dan seluruh warga binaan, Senin (29/06/2026).

Peringatan Hari Keluarga Nasional tahun ini menjadi momentum untuk mengingatkan seluruh elemen masyarakat akan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama dalam membangun bangsa. Tema "Ayah Wajib Hadir" mengandung makna bahwa kehadiran seorang ayah tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan ekonomi, tetapi juga hadir secara emosional, menjadi teladan, pendidik, dan pelindung bagi keluarga.

Dalam amanatnya, Jumihar B. Sinurat membacakan pidato Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN. Dalam pidato tersebut disampaikan bahwa seluruh masyarakat diajak untuk mengubah paradigma tentang keluarga. Keluarga bukanlah sekadar unit terkecil dalam masyarakat, melainkan merupakan hulu dari seluruh kebijakan publik dan menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan nasional.

Lebih lanjut disampaikan bahwa keluarga yang kuat akan melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas. Oleh karena itu, seluruh elemen bangsa diajak untuk bersama-sama mewujudkan keluarga Indonesia yang sehat, cerdas, berkarakter, dan tangguh dalam menghadapi tantangan di era Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity (VUCA). Dengan keluarga yang berkualitas, Indonesia akan mampu memanfaatkan bonus demografi secara optimal sebagai modal menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Selain membacakan amanat Menteri, Jumihar B. Sinurat juga memberikan pesan khusus kepada seluruh warga binaan. Beliau menyampaikan bahwa peringatan Hari Keluarga Nasional hendaknya dijadikan sebagai momentum refleksi diri untuk semakin menghargai arti penting keluarga. Meskipun saat ini sedang menjalani masa pidana, hubungan dengan keluarga harus tetap dijaga melalui komunikasi yang baik, rasa tanggung jawab, serta tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat.

Beliau menegaskan bahwa keluarga merupakan sumber semangat dan harapan bagi setiap warga binaan dalam menjalani proses pembinaan. Oleh karena itu, setiap warga binaan diharapkan mampu memanfaatkan masa pembinaan sebagai kesempatan memperbaiki diri, menjaga kepercayaan keluarga, dan mempersiapkan diri menjadi sosok ayah, suami, anak, maupun anggota keluarga yang bertanggung jawab setelah bebas nanti.

"Keluarga adalah alasan kita untuk berubah menjadi lebih baik. Jadikan momen Hari Keluarga Nasional ini sebagai pengingat bahwa masih ada keluarga yang menanti kepulangan saudara sekalian. Tunjukkan perubahan yang nyata melalui sikap, perilaku, dan kesungguhan mengikuti program pembinaan di Rutan Kupang," pesan Jumihar B. Sinurat kepada para warga binaan.

Pelaksanaan upacara berlangsung tertib dan penuh khidmat. Melalui peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33 ini, Rutan Kelas IIB Kupang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pembinaan yang berorientasi pada penguatan karakter dan nilai-nilai kekeluargaan, sehingga warga binaan memiliki bekal moral dan mental yang baik untuk kembali berperan positif di tengah keluarga dan masyarakat.

Rutan Kupang Gelar Kerja Bakti Bersama, Wujudkan Lingkungan Bersih, Nyaman, dan Perkuat Soliditas Pegawai

26 June 2026
RTN_KOE - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kupang melaksanakan kegiatan kerja bakti bersama dengan membersihkan lingkungan kantor dan area sekitar rutan pada Jumat (26/06/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pejabat struktural serta para pegawai staf sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kebersihan dan menciptakan lingkungan kerja yang sehat, nyaman, aman, dan asri.

Pelaksanaan kerja bakti ini merupakan salah satu langkah nyata Rutan Kupang dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan representatif, tidak hanya bagi para pegawai dalam menjalankan tugas sehari-hari, tetapi juga untuk memberikan kenyamanan kepada keluarga warga binaan maupun masyarakat yang datang berkunjung ke Rutan Kupang.

Lingkungan yang tertata dengan baik diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih optimal sekaligus mencerminkan komitmen Rutan Kupang dalam mewujudkan tata kelola pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan.

Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan kerja bakti juga menjadi sarana mempererat kebersamaan, meningkatkan koordinasi, serta memperkuat semangat kerja sama di antara seluruh jajaran. Nilai-nilai gotong royong yang dibangun melalui kegiatan ini diharapkan semakin memperkokoh solidaritas pegawai dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai insan pemasyarakatan.

Kepala Rutan Kupang, Jumihar Bachtiar Sinurat menyampaikan bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus dijaga secara berkelanjutan. Menurutnya, lingkungan kerja yang bersih dan tertata akan memberikan dampak positif terhadap kualitas pelayanan maupun semangat kerja seluruh pegawai.

Melalui kegiatan kerja bakti yang dilaksanakan secara rutin, Rutan Kupang menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan kondusif sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik serta mewujudkan tata kelola pemasyarakatan yang semakin profesional, akuntabel, dan berintegritas.