Berita Terkini

Foto Berita
Foto Berita
Foto Berita

"Optimalkan Sarana Pendukung Pengamanan, Rutan Kupang Pastikan Senjata Api dalam Kondisi Siap Pakai"

Dipublikasikan: 12 July 2026
RTN_KOE – Rutan Kelas IIB Kupang dibawah pimpinan Jumihar B. Sinurat selaku Kepala Rutan Kupang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan sistem pengamanan di lingkungan rutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan pemeriksaan, pencatatan administrasi, serta perawatan senjata api yang tersimpan di gudang senjata sebagai salah satu alat bantu penunjang pengamanan, Sabtu (11/07/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Kupang, Jermias Sine, bersama jajaran staf pengamanan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh senjata api yang dimiliki Rutan Kupang guna memastikan kondisi fisik, fungsi, serta kelengkapan administrasinya tetap terjaga dengan baik.

Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui jumlah senjata api yang masih berfungsi dengan optimal, memperbarui data administrasi dan penggunaan senjata api, serta melakukan perawatan rutin sehingga seluruh peralatan siap digunakan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dalam mendukung pelaksanaan tugas pengamanan.

Kegiatan pemeriksaan tersebut turut disaksikan oleh jajaran pengamanan yang terdiri dari seorang CPNS, Taruna Poltekimipas, Kepala Regu Pengamanan (Karupam) yang bertugas, serta Satgas P2U yang bertugas. Kehadiran seluruh unsur pengamanan ini menjadi bentuk transparansi sekaligus meningkatkan pemahaman bersama mengenai pentingnya pengelolaan senjata api sesuai dengan standar operasional yang berlaku.

Sementara itu, Jumihar B. Sinurat melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Jermias Sine, menyampaikan bahwa pemeriksaan dan perawatan senjata api merupakan bagian dari upaya preventif untuk memastikan seluruh sarana pengamanan berada dalam kondisi siap pakai.

"Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Rutan Kupang dalam menjaga kesiapan sarana dan prasarana pengamanan. Senjata api merupakan alat pendukung yang harus selalu dipastikan dalam kondisi baik, baik dari sisi fungsi maupun administrasinya. Dengan pemeriksaan dan perawatan secara berkala, kami berharap seluruh peralatan siap digunakan sesuai prosedur apabila dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas," ujar Jermias Sine.

Senada dengan itu, salah satu Taruna Poltekimipas yang mengikuti kegiatan tersebut mengaku memperoleh pengalaman berharga selama terlibat dalam proses pemeriksaan.

"Kami mendapatkan pembelajaran langsung mengenai tata cara pemeriksaan, pencatatan administrasi, hingga perawatan senjata api sesuai prosedur yang berlaku. Pengalaman ini menjadi bekal yang sangat bermanfaat bagi kami sebagai calon petugas pemasyarakatan dalam memahami pentingnya profesionalisme dan kesiapan pengamanan di lingkungan pemasyarakatan," tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Kupang terus berupaya memperkuat sistem pengamanan secara PRIMA ( Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel ) dan sesuai dengan standar operasional yang berlaku. Kesiapan sarana pengamanan yang didukung oleh administrasi yang tertib serta perawatan yang rutin diharapkan mampu mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.
Foto Berita
Foto Berita
Foto Berita

Perkuat Sistem Pengamanan, Rutan Kupang Lakukan Rolling Gembok Kamar Hunian dan Pintu Gerbang sebagai Langkah Pencegahan Dini

Dipublikasikan: 08 July 2026
RTN_KOE – Rutan Kelas IIB Kupang di bawah kepemimpinan Jumihar B. Sinurat terus menegaskan komitmennya dalam meningkatkan sistem keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan. Setelah melaksanakan penggeledahan kamar hunian pada malam sebelumnya sebagai upaya pemberantasan handphone ilegal, narkoba, dan barang terlarang lainnya, Rutan Kupang kembali melaksanakan langkah preventif dengan menggelar kegiatan rolling gembok kamar hunian dan pintu gerbang pada hari berikutnya, Selasa (07/07/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), Jermias Sine, bersama jajaran staf pengamanan, regu pengamanan yang bertugas, serta Taruna Politeknik Pengayoman Indonesia yang sedang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Rutan Kelas IIB Kupang.

Rolling gembok dilakukan dengan mengganti posisi penggunaan gembok pada setiap kamar hunian maupun pintu-pintu akses pengamanan. Langkah ini bertujuan untuk meminimalkan potensi penyalahgunaan kunci, mencegah upaya duplikasi maupun manipulasi sistem penguncian, serta memastikan seluruh sarana pengamanan tetap berfungsi secara optimal sebagai bagian dari deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Dalam arahannya, Jermias Sine menegaskan bahwa pengamanan tidak hanya dilakukan ketika terjadi suatu peristiwa, tetapi harus dibangun melalui langkah-langkah pencegahan yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

"Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Kegiatan rolling gembok ini adalah salah satu bentuk deteksi dini sekaligus upaya memperkuat sistem pengamanan di Rutan Kupang. Kami ingin memastikan seluruh perangkat pengamanan berfungsi dengan baik serta menutup setiap celah yang berpotensi dimanfaatkan untuk mengganggu keamanan dan ketertiban. Oleh karena itu, seluruh petugas harus terus meningkatkan kewaspadaan, disiplin, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas," ujar Jermias Sine.

Sementara itu, Komandan Regu Pengamanan yang bertugas juga mengingatkan seluruh anggota regu agar senantiasa menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam setiap pelaksanaan tugas, khususnya terkait penguncian kamar hunian dan pengawasan area steril.

"Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa setiap detail dalam pelaksanaan tugas pengamanan memiliki peran penting. Kami akan terus memastikan pengecekan gembok, kunci, serta pintu pengamanan dilakukan secara teliti pada setiap pergantian regu agar kondisi keamanan Rutan tetap terjaga secara maksimal," ungkapnya.

Melalui berbagai langkah preventif yang dilakukan secara berkesinambungan, Rutan Kelas IIB Kupang terus memperkuat budaya kerja yang mengedepankan kewaspadaan, deteksi dini, dan mitigasi risiko. Komitmen tersebut sejalan dengan arahan pimpinan dalam mewujudkan pemasyarakatan yang aman, tertib, serta bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan berbagai bentuk gangguan keamanan lainnya.
Foto Berita
Foto Berita
Foto Berita

Implementasikan Nilai ASN BerAKHLAK, Lima CPNS Rutan Kupang Paparkan Inovasi dalam Seminar Rancangan Aktualisasi Latsar 2026

Dipublikasikan: 08 July 2026
RTN_KOE – Sebanyak lima Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kupang mengikuti Seminar Rancangan Aktualisasi Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh BPPKA-PDN II Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri secara virtual, Rabu (07/08/2026).

Kegiatan tersebut turut diikuti oleh lima orang CPNS dari Rutan Kelas IIB Kupang, empat orang CPNS dari Rutan Kefamenanu dan satu orang CPNS dari Rutan Kelas IIB Larantuka. Seminar dipandu oleh moderator dari BPPKA-PDN II BPSDM Kemendagri, Deane Medya Riswayandari, dengan menghadirkan penguji Dr. Sudrajat, M.Pd.. Turut hadir sebagai mentor, Kepala Subsi Pengelolaan, Yesi Dodo serta Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), Jermias Sine.

Seminar diawali dengan pembukaan oleh moderator, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan rancangan aktualisasi oleh masing-masing peserta. Pada kesempatan tersebut, setiap CPNS mempresentasikan inovasi dan rencana aksi yang disusun berdasarkan isu-isu aktual yang ditemukan di unit pelaksana teknis (UPT) tempat mereka bertugas.

Beragam isu strategis menjadi fokus dalam rancangan aktualisasi, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan, penguatan tata kelola organisasi, hingga optimalisasi pelaksanaan tugas melalui pemanfaatan teknologi informasi. Setiap peserta memaparkan identifikasi isu, deskripsi isu, penetapan core issue, rumusan isu, analisis core issue, serta gagasan kreatif sebagai solusi yang akan diimplementasikan selama masa aktualisasi.

Salah satu rancangan aktualisasi yang mendapat perhatian adalah inovasi yang diangkat oleh salah seorang CPNS Rutan Kupang dengan tema "Peningkatan Tata Kelola Arsip Inaktif Melalui Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Berbasis Poster dan QR code sebagai Media Edukasi Pegawai Pada Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Kupang". Gagasan tersebut bertujuan untuk meningkatkan efektivitas tata kelola arsip inaktif melalui penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang mudah dipahami dan diakses oleh seluruh pegawai Rutan Kupang.

Melalui seminar ini, para peserta memperoleh berbagai masukan dan saran konstruktif dari mentor maupun penguji guna menyempurnakan rancangan aktualisasi sebelum diimplementasikan di satuan kerja masing-masing. Kegiatan ini juga menjadi bagian penting dalam proses pembentukan kompetensi CPNS agar mampu mengaktualisasikan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK dalam pelaksanaan tugas dan fungsi sebagai aparatur sipil negara.

Kepala Rutan Kelas IIB Kupang melalui Kepala Subsi Pengelolaan, Yesi Dodo, menyampaikan apresiasi atas kesungguhan para CPNS dalam menyusun rancangan aktualisasi yang berorientasi pada penyelesaian permasalahan nyata di lingkungan kerja.

"Seminar rancangan aktualisasi ini merupakan tahapan penting dalam Pelatihan Dasar CPNS karena menjadi wadah bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan dalam mengidentifikasi permasalahan sekaligus menghadirkan solusi yang inovatif dan aplikatif. Kami berharap seluruh CPNS mampu mengimplementasikan rancangan yang telah disusun secara optimal sehingga dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan, tata kelola organisasi, serta mendukung terwujudnya Rutan Kupang yang semakin profesional, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi," ujar Yesi Dodo.

Melalui pelaksanaan seminar ini, diharapkan seluruh peserta dapat mengimplementasikan rancangan aktualisasi secara optimal di unit kerja masing-masing serta menghasilkan inovasi yang berdampak positif terhadap peningkatan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan publik.
Foto Berita
Foto Berita
Foto Berita

Komitmen Wujudkan Rutan Bersih dari HP Ilegal dan Narkoba, Karutan Kupang Pimpin Penggeledahan Rutin Kamar Hunian

Dipublikasikan: 07 July 2026
RTN_KOE – Dalam rangka memperkuat upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), Rutan Kelas IIB Kupang melaksanakan penggeledahan rutin pada kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pukul 19.00 WITA. Kegiatan penggeledahan dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kupang, Jumihar B. Sinurat bersama Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), Jermias Sine serta diikuti oleh jajaran staf pengamanan dan Taruna Poltekimipas yang sedang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Rutan Kupang, Senin (06/07/2026).

Sebelum pelaksanaan penggeledahan, Jumihar B. Sinurat memberikan arahan kepada seluruh petugas agar menjalankan kegiatan penggeledahan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP), tetap mengedepankan sikap humanis, serta menghormati hak-hak warga binaan selama proses pemeriksaan berlangsung.

"Kegiatan penggeledahan merupakan bagian dari langkah deteksi dini dalam mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban. Saya mengingatkan seluruh petugas agar melaksanakan tugas secara profesional, humanis, dan tetap menghormati hak-hak warga binaan. Laksanakan penggeledahan secara teliti namun tetap mengedepankan etika dan integritas," tegas Jumihar B. Sinurat.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap badan warga binaan, barang-barang pribadi, serta seluruh sudut kamar hunian. Penggeledahan difokuskan untuk menemukan barang-barang terlarang seperti telepon genggam (HP), narkotika, serta benda-benda lain yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam Rutan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan selama proses penggeledahan berlangsung, sementara barang-barang yang tidak sesuai ketentuan langsung diamankan oleh petugas untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

Usai kegiatan, Jumihar B. Sinurat menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengamanan yang telah melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab sehingga penggeledahan dapat berjalan lancar dan sesuai dengan prosedur. "Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran pengamanan atas dedikasi dan kerja sama yang baik. Terus jaga kekompakan, tingkatkan integritas, serta laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab agar Rutan Kupang senantiasa berada dalam kondisi yang aman, tertib, dan kondusif," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Jumihar B. Sinurat juga memberikan motivasi kepada para Taruna Poltekimipas yang sedang menjalani PKL di Rutan Kupang. Ia berharap para taruna dapat memanfaatkan setiap kegiatan sebagai sarana pembelajaran untuk memperkaya pengalaman dan kompetensi sebagai calon insan Pemasyarakatan.

"Kepada adik-adik Taruna, ikutilah seluruh rangkaian kegiatan PKL dengan penuh tanggung jawab dan semangat belajar. Jadikan setiap pengalaman di lapangan sebagai bekal untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan, termasuk dalam memahami pelaksanaan penggeledahan sebagai salah satu upaya deteksi dini yang sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan," pesannya.

Melalui pelaksanaan penggeledahan rutin ini, Rutan Kupang kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pemasyarakatan yang bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan berbagai barang terlarang lainnya, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.
Foto Berita
Foto Berita
Foto Berita

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Persilakan Audit Gembok Rp92,5 Miliar: Kalau Tidak Sesuai, Kita Bersih-Bersih

Dipublikasikan: 05 July 2026
Jakarta– Pengadaan puluhan ribu gembok di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) senilai sekitar Rp92,5 miliar dalam dua tahun terakhir menjadi sorotan Komisi XIII DPR.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas) Agus Andrianto menegaskan seluruh proses pengadaan dilakukan melalui mekanisme e-Catalog sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia bahkan mempersilakan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit menyeluruh untuk memastikan seluruh proses berlangsung transparan dan akuntabel.

“Silakan diaudit. Proses pengadaan dilakukan melalui e-Catalog. Tidak ada masalah,” ujar Agus kepada Agus kepada Hallonews.id, Sabtu (4/7/2026).

Agus menegaskan keterbukaan menjadi prinsip utama dalam pengelolaan anggaran di lingkungan Kemenimipas.
Ia juga mengingatkan seluruh jajaran Ditjenpas agar tidak bermain-main dalam proses pengadaan barang dan jasa.

Menurutnya, evaluasi akan dilakukan apabila ditemukan adanya pelanggaran.

“Kalau memang ada yang tidak sesuai, sekalian kita bersih-bersih,” tegasnya.

Sorotan terhadap pengadaan tersebut sebelumnya disampaikan Anggota Komisi XIII DPR RI, Pangeran Khairul Saleh. Ia menilai besarnya anggaran pembelian gembok memunculkan pertanyaan publik, terutama karena harga satuannya disebut mendekati Rp1 juta per unit.

Berdasarkan data Rencana Umum Pengadaan (RUP) dan e-Katalog LKPP, Ditjenpas mengalokasikan sekitar Rp35,8 miliar pada tahun anggaran 2024 untuk pengadaan 46.000 unit gembok.

Pengadaan dilakukan dalam dua tahap, yakni sekitar Rp15,6 miliar pada Januari 2024 dan Rp20,28 miliar pada September 2024. Sementara pada tahun anggaran 2025, Ditjenpas kembali menganggarkan sekitar Rp56,7 miliar untuk pengadaan 60.000 unit gembok yang direalisasikan pada Maret 2025.

Dengan demikian, total pengadaan gembok
selama dua tahun mencapai sekitar Rp92,5 miliar untuk 106.000 unit.

Pangeran mengungkapkan, harga rata-rata gembok pada 2024 tercatat sekitar Rp778 ribu per unit. Sementara pada 2025 meningkat menjadi sekitar Rp945 ribu per unit. Menurutnya, kenaikan harga tersebut menjadi alasan kuat untuk dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

“Angka ini tentu memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat karena jauh di atas harga gembok yang umum dijual di pasaran,” ujarnya.

Ia menegaskan audit diperlukan untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam proses pengadaan maupun penetapan harga.

Komisi XIII DPR juga meminta Inspektorat Jenderal Kemenimipas bersama BPK membuka seluruh dokumen pengadaan dan kontrak agar pemeriksaan dapat berlangsung secara objektif dan transparan.

“Apabila ditemukan indikasi harga yang tidak wajar maupun dugaan markup, DPR memastikan akan mendorong pemeriksaan lebih lanjut sesuai mekanisme hukum yang berlaku,” katanya.

Sebagai langkah antisipasi, Pangeran mengusulkan agar pengadaan gembok dengan skema serupa ditunda terlebih dahulu hingga audit awal selesai dilakukan.

Menurutnya, hasil audit harus dipublikasikan kepada masyarakat sebagai bentuk pertanggungjawaban penggunaan anggaran negara.

Selain menyoroti pengadaan gembok, ia juga mengingatkan agar anggaran pemasyarakatan lebih difokuskan pada penyelesaian persoalan mendasar di lembaga pemasyarakatan.

“Pemerintah perlu mempercepat berbagai kebijakan yang mampu mengurangi kelebihan kapasitas lapas, mulai dari optimalisasi pembebasan bersyarat, reintegrasi sosial, penggunaan pengawasan elektronik, hingga percepatan proses peradilan” tandasnya.
Foto Berita
Foto Berita
Foto Berita

Rutan Kupang Perkuat Soliditas Pegawai Melalui Kegiatan Fisik, Mental, Disiplin dan Family Gathering di Pantai Tablolong

Dipublikasikan: 05 July 2026
RTN_KOE - Dalam upaya memperkuat soliditas organisasi sekaligus meningkatkan kebersamaan antarpegawai, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kupang menggelar kegiatan Fisik, Mental, dan Disiplin (FMD) yang dirangkaikan dengan Family Gathering di Pantai Tablolong, Sabtu (04/07/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Rutan Kelas IIB Kupang, para pejabat struktural, pegawai staf, anggota regu pengamanan, serta keluarga besar pegawai Rutan Kupang. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan begitu terasa sejak awal kegiatan, mencerminkan semangat kebersamaan yang terus dibangun dalam lingkungan kerja.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Rutan Kelas IIB Kupang, Jumihar Bachtiar Sinurat. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan Fisik, Mental, dan Disiplin bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum penting untuk mempererat hubungan antarsesama pegawai sekaligus membangun kekompakan dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.

"Melalui kegiatan ini, saya berharap seluruh jajaran semakin solid, saling mendukung, dan memiliki semangat kebersamaan yang tinggi. Kekuatan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh kompetensi individu, tetapi juga oleh kekompakan tim. Dengan terbangunnya hubungan yang harmonis antarpegawai beserta keluarga, saya optimistis Rutan Kupang akan semakin mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan menjalankan tugas pemasyarakatan secara profesional, akuntabel, serta berintegritas," ujar Jumihar Bachtiar Sinurat saat membuka kegiatan secara resmi.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai permainan yang dirancang untuk membangun kerja sama, komunikasi, serta kekompakan antarpeserta. Beragam games yang dilaksanakan di antaranya stelling kata, gala asing, dan pertandingan voli pantai yang berlangsung meriah serta disambut antusias oleh seluruh peserta.

Sorak semangat, gelak tawa, dan kebersamaan mewarnai setiap rangkaian permainan. Tidak hanya menjadi sarana rekreasi, kegiatan tersebut juga menjadi media untuk mempererat hubungan antarsesama pegawai maupun keluarga, sehingga tercipta suasana kerja yang semakin harmonis dan kondusif.

Melalui pelaksanaan kegiatan Fisik, Mental, dan Disiplin yang dipadukan dengan Family Gathering ini, Rutan Kelas IIB Kupang berharap semangat kebersamaan, solidaritas, dan sinergi seluruh jajaran terus terpelihara. Dengan sumber daya manusia yang sehat secara fisik, kuat secara mental, disiplin, serta memiliki hubungan kerja yang harmonis, diharapkan pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal sesuai dengan nilai-nilai Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.